Dua Laporan Berjalan Beriringan, Kapolres Tabanan: Kami Kerja Maraton Usut Kasus Pencurian Ayam

Juliadi Radar Bali • Dipublikasikan Kamis, 30 Juli 2026 | 10:47 WIB
Tim dokkes dan konselor Polres Tabanan saat memberikan pendampingan psikologis kepada keluarga almarhum KD di Desa Sidetapa, Kecamatan Banjar, Buleleng.(Istimewa)
Tim dokkes dan konselor Polres Tabanan saat memberikan pendampingan psikologis kepada keluarga almarhum KD di Desa Sidetapa, Kecamatan Banjar, Buleleng.(Istimewa)

Pendampingan Psikologis Diberikan Baik Keluarga Korban Maupun Tersangka

Radarbadung.jawapos.com– Polres Tabanan menegaskan penanganan kasus pencurian ayam jago aduan yang berujung tewasnya pelaku di Banjar Dinas Jewuk Legi, Desa Batunya, Kecamatan Baturiti terus berjalan.

Terdapat dua laporan kasus yang diproses secara terpisah: dugaan pencurian ayam dan dugaan penganiayaan bersama yang mengakibatkan kematian.

“Kami tetap pada jalur yang benar dalam menangani dua laporan ini,” tegas Kapolres Tabanan AKBP I Putu Bayu Pati, Rabu (29/7).

Kendati pelaku pencurian berinisial KD telah meninggal, kasus tersebut tetap didalami.

“Apakah nanti akan berhenti atau dilanjutkan bergantung dinamika penyidikan saat ini, penyidik tetap melengkapi berkas perkara,” ujarnya.

Dari fakta yang berkembang, kelima tersangka pengeroyokan mengaku bertindak membela diri karena terlebih dahulu diancam dengan senjata tajam oleh KD.

Kapolres menegaskan, meski alasan itu bisa dimaklumi secara kemanusiaan, menghilangkan nyawa tetap merupakan tindak pidana yang tidak dapat dibenarkan.

“Alasan itu nanti menjadi hak pembelaan di persidangan, dan hakimlah yang memutuskan,” jelasnya.

Fakta bahwa KD merupakan residivis adalah fakta sosial, namun tak meniadakan sanksi hukum atas kematian yang terjadi.

Hingga saat ini belum ada penambahan tersangka baru, dan penerapan keadilan restoratif belum menjadi langkah yang diambil sebelum penyidikan tuntas.

Pihaknya berjanji akan melimpahkan berkas ke Kejaksaan segera setelah alat bukti lengkap secara formil dan materil agar tidak bolak-balik.

“Kami bekerja maraton, bahkan dibantu penyidikan dari Ditreskrimsus Polda Bali,” tandasnya.

Di sisi lain, Polres Tabanan juga telah memberikan pendampingan psikologis dan bantuan tali kasih kepada keluarga KD di Desa Sidetapa, Buleleng pada Selasa (28/7) lalu.

Tim yang terdiri dari dokter kepolisian dan konselor bertemu langsung dengan istri dan anak-anak almarhum.

Pendampingan serupa juga akan diberikan kepada keluarga para tersangka, mengingat mereka juga memiliki hak perlindungan dan dampak psikologis akibat peristiwa ini.

“Nanti akan dibantu oleh Kapolsek Baturiti bersama jajaran Polres Tabanan,” pungkasnya.***

Editor : Donny Tabelak
Sumber : Radar Badung
pencuri ayam tewas maling ayam dikeroyok Desa Sidetapa polda bali Polres Tabanan