Kasus Pengeroyokan Sadis di Baturiti, Penangguhan Penahanan 5 Tersangka Belum Bisa Disetujui

Juliadi Radar Bali • Dipublikasikan Selasa, 18 Agustus 2026 | 11:24 WIB
Ilustrasi, polisi olah TKP kasus pengeroyokan sadis terduga pelaku maling ayam di Baturiti Tabanan. (Ai)
Ilustrasi, polisi olah TKP kasus pengeroyokan sadis terduga pelaku maling ayam di Baturiti Tabanan. (Ai)

Kapolres Tabanan: Hasil Eksumasi & Toksikologi Belum Keluar

Radarbadung.jawapos.com— Kapolres Tabanan, AKBP I Putu Bayu Pati, merespons permohonan penangguhan penahanan yang diajukan tim kuasa hukum Krama Juwuk Legi, Baturiti, Tabanan terhadap lima tersangka. 

Surat permohonan tersebut telah diterima pihak kepolisian pada Selasa (11/8), namun hingga saat ini belum dapat dikabulkan.

“Surat permohonan penangguhan sudah diterima dari tim kuasa hukum warga Juwuk Legi. Namun, proses penyidikan belum selesai,” ujar AKBP Bayu Pati, Senin (17/8).

Penyidik belum dapat memenuhi syarat pembebasan sementara karena masih menunggu hasil pemeriksaan medis dan forensik yang menjadi kunci utama perkara.

Kelanjutan proses hukum sangat bergantung pada laporan resmi penyebab kematian korban melalui prosedur kedokteran kepolisian, yaitu hasil ekshumasi serta uji laboratorium toksikologi yang hingga kini belum keluar.

Dokumen ilmiah tersebut harus terantongi sebelum berkas perkara dinyatakan lengkap.

Sambil menunggu hasil laboratorium, penyidik terus memperluas pemeriksaan saksi.

Hingga saat ini, 30 orang telah dimintai keterangan, sedangkan jumlah tersangka tetap lima orang: IMK, IMDJ, IKBDY, IWS, dan IND.

Terkait spekulasi adanya keterlibatan pihak lain dari luar Banjar Dinas Juwuk Legi, Kapolres menyatakan hal tersebut sudah masuk dalam pantauan penyidik, namun belum dapat dibeberkan karena masih menjadi bagian dari strategi penyidikan yang bersifat rahasia.

Sebelumnya, tim kuasa hukum mengajukan permohonan penangguhan penahanan tertanggal 11 Agustus, dengan alasan tersangka diduga melakukan penganiayaan terhadap pelaku pencurian ayam, KD alias S, yang berujung tewas.***

Editor : Donny Tabelak
Sumber : Radar Badung
pencuri ayam tewas maling ayam dikeroyok Baturiti pengeroyokan Polres Tabanan