Radarbadung.jawapos.com— Putu Gde Novyartha resmi dilantik sebagai Ketua Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Selasa (1/9).
Ia menggantikan Iman Luqmanul Hakim yang mendapat promosi sebagai Wakil Ketua PN Jakarta Barat.
Pelantikan, pengambilan sumpah, dan serah terima jabatan digelar di Pengadilan Tinggi Denpasar.
Novyartha bukan wajah baru di PN Denpasar.
Pria kelahiran Denpasar ini pernah menjadi hakim fungsional di PN Denpasar, kemudian menjabat Ketua PN Tabanan selama empat tahun sebelum kembali ke PN Denpasar sebagai Wakil Ketua.
Usai sertijab, Novyartha berjanji menjaga integritas dan membangun kepercayaan masyarakat.
"Saya mohon dukungan untuk terus menjaga integritas, membangun kepercayaan masyarakat Bali, khususnya pada PN Denpasar," ujarnya.
Ia akan melanjutkan program pendahulu: pembangunan zona integritas menuju predikat WBBM, meraih sertifikasi SMAP, serta meningkatkan akreditasi penjaminan mutu hingga predikat unggul.
Novyartha mengakui jumlah perkara korupsi yang dilimpahkan kejaksaan terus meningkat, bahkan bisa mencapai 12 perkara per hari.
"Korupsi kayaknya semakin meningkat, mudah-mudahan ke depannya bisa kami tangani dengan lebih baik," katanya.
Ia berkomitmen menegakkan keadilan tanpa transaksi dan berupaya sidang dimulai tepat pukul 09.00 WITA agar tidak berlarut hingga tengah malam, termasuk memanfaatkan hari Jumat untuk menyelesaikan tunggakan perkara.
Selain tipikor, judi online — termasuk yang melibatkan WNA — menjadi prioritas penanganan ke depan.
"Orang-orang kita juga makin pintar ikut terlibat dalam perjudian luar negeri," ungkapnya.
Sementara itu, Iman Luqmanul Hakim menilai Novyartha memiliki kapasitas dan integritas yang baik untuk melanjutkan program yang belum tuntas, termasuk penilaian SMAP oleh Badan Pengawasan Mahkamah Agung dan akreditasi PN Denpasar kelas 1A yang masih dalam proses.***
Editor : Donny TabelakSumber : Radar Badung