Dugaan Sakit Hati Pemicu Perusakan SDN 3 Antiga Kelod, 8 Laptop Hancur, Pelaku Tak Tersentuh

Zulfika Rahman • Dipublikasikan Sabtu, 5 September 2026 | 19:47 WIB
Ilustrasi, perusakan sekolah di Karangasem, Bali. (Ai)
Ilustrasi, perusakan sekolah di Karangasem, Bali. (Ai)

Radarbadung.jawapos.com — Kasus perusakan di SD Negeri 3 Antiga Kelod, Kecamatan Manggis, Karangasem, Bali, yang terjadi pada Rabu (2/9) terus didalami pihak kepolisian. 

Motif sakit hati mencuat sebagai dugaan pemicu perusakan yang merugikan sekolah hingga Rp50 juta.

Berdasarkan informasi yang beredar, ada warga yang kerap keluar-masuk sekolah dan sering nongkrong serta menonton televisi di lingkungan sekolah.

Dugaan pemicu amuk itu bermula saat kabel televisi diduga disembunyikan, membuat pelaku marah besar dan merusak sejumlah fasilitas sekolah.

Pelaku merusak ruangan kelas hingga ruang guru.

Tak hanya itu, delapan unit laptop ikut hancur, yang bahkan berakibat pada hilangnya data sekolah.

Kerugian ditaksir mencapai Rp50 juta. Perlu dicatat, pelaku murni melakukan perusakan — tidak ada barang yang dicuri atau hilang.

Kapolsek Manggis, Kompol I Made Suadnyana, mengonfirmasi pihaknya telah memeriksa empat saksi.

Namun pelaku hingga kini belum ditemukan. 

"Kami masih melakukan penyelidikan. Nanti kalau sudah ada perkembangan soal pelaku, kami kabari," ucapnya melalui sambungan telepon, Jumat (4/9).

Disinggung terkait dugaan motif sakit hati, Suadnyana belum bisa memastikan kebenarannya.

Pihaknya masih fokus menyelidiki kasus tersebut.

"Soal itu kami belum bisa memastikan. Motif pasti akan terungkap saat pelaku sudah ditangkap," kata Suadnyana.***

Editor : Donny Tabelak
Sumber : Radar Badung
SDN 3 Antiga Kelod perusakan sekolah karangasem sakit hati polsek manggis