WN Rusia Tidak Ditahan, Diketahui Alami Gangguan Kesehatan lalu Dirujuk ke RSAJ Bangli
Radarbadung.jawapos.com— Keributan terjadi di area parkir motor bertingkat Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Tuban, Kuta, Badung, Rabu (9/9) sekitar pukul 09.57 Wita.
Warga negara Rusia, Vadim Volodib (28), diduga memukul petugas parkir Tinggal Riyanto dan diamankan warga serta petugas Avsec.
Ia tidak ditahan karena diketahui alami gangguan kesehatan, melainkan langsung dirujuk ke Rumah Sakit Jiwa Bangli.
Kronologi bermula saat Tinggal mendatangi lokasi untuk menengahi keributan.
Sesampainya di lorong pejalan kaki, ia berpapasan dengan Vadim yang diduga terlibat keributan.
Tiba-tiba Vadim melayangkan pukulan ke pipi kiri Tinggal.
Korban berusaha menghindar dan berpegangan pada besi pintu pagar, sehingga jari tengah tangan kanannya robek.
Warga yang berada di sekitar lokasi kemudian mengamankan Vadim, bahkan sempat diikat menggunakan kabel agar tidak mengamuk kembali.
Petugas Posyan Domestik tiba sekitar pukul 10.30 Wita, lalu membawa Vadim ke Polres Kawasan Bandara untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Kasi Humas Polres Kawasan Bandara, Ipda I Gede Suka Artana, S.H., membenarkan peristiwa tersebut.
Berdasarkan hasil penyelidikan dan bukti surat dari ibunya di Rusia, Vadim diketahui mengalami gangguan mental.
Oleh karena itu, ia tidak ditahan dan langsung dijemput pihak Rumah Sakit Jiwa (RSAJ) Bangli untuk penanganan medis.
Vadim Volodib lahir 26 Agustus 1998. Sementara korban, Tinggal Riyanto (52), bertugas sebagai petugas parkir R2.
Motif dan rangkaian kejadian secara utuh masih diperiksa pihak berwenang.***
Editor : Donny TabelakSumber : Radar Badung