Bali Gaya Hidup Hukum & Kriminal International Kuliner Nasional Pariwisata & Budaya Pendidikan Selebritas Sportiment Update Badung

Amerika- Korea Selatan Latihan Militer Bareng,Pemimpin Korut Kim Jong Un: Bisa Memicu Perang!

Jawapos Source control • Rabu, 20 Agustus 2025 | 22:05 WIB
Kim Jong Un menyampaikan pidato peringatan 80 tahun Hari Pembebasan (18/8) kemarin.
Kim Jong Un menyampaikan pidato peringatan 80 tahun Hari Pembebasan (18/8) kemarin.

Radarbadung.jawapos.com- Latihan militer gabungan antara Korea Selatan (Korsel) dan Amerika Serikat (AS), mendapat peringatan keras dari Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un. 

Presiden nyentrik Kim Jong Un menganggap latihan militer gabungan kedua Negara tersebut untuk memicu perang, dan menegaskan kembali sikap paling melawan terhadap Korea Utara, seperti dikutip dari Korean Central News Agency (KCNA) pada Selasa (19/8/2025) kemarin.

Dengan tegas, Kim Jong Un juga menyerukan ekspansi cepat persenjataan nuklir Korea Utara, saat ia memeriksa uji operasi terpadu sistem persenjataan pada kapal perusak pertama Korea Utara seberat 5.000 ton, Choe Hyon, sehari sebelumnya.

Pernyataannya tersebut muncul sesaat setelah Korea Selatan dan Amerika Serikat, memulai latihan tahunan Ulchi Freedom Shield (UFS) musim panas mereka pada hari Senin (18/8). Latihan ini akan berlangsung selama 11 hari hingga tanggal 28 Agustus. 

Kim Jong Un mengecam Korea Selatan dan Amerika Serikat karena secara terbuka, menyatakan niat mereka untuk mempertahankan sikap 'paling bermusuhan dan konfrontatif,' terhadap Korea Utara dengan menggelar latihan militer berskala besar.

"Hubungan militer AS-ROK yang semakin erat dan aksi pamer kekuatan, merupakan manifestasi paling nyata dari keinginan mereka untuk memicu perang, sumber kehancuran perdamaian dan keamanan di kawasan," ujarnya seperti dikutip KCNA.

ROK adalah akronim untuk nama resmi Korea Selatan, Republic of Korea.

Kim Jong Un juga menekankan bahwa situasi keamanan yang memburuk, mengharuskan negaranya untuk melakukan perluasan nuklirisasi secara cepat.  

Serta mengklaim bahwa musuh sedang merencanakan 'hubungan militer,' dengan unsur-unsur nuklir yang terlibat dalam latihan mereka. 

"Dan situasi yang berubah seperti itu, mengharuskan kita mengambil tindakan balasan dengan perubahan yang proaktif dan menyeluruh," tegas Kim Jong Un.***

TKP: Petugas Satlantas Polres Bangkalan melalukan olah tempat kejadian kecelakaan beruntun di Jalan Raya Desa Benangkah, Burneh Bangkalan, Selasa (19/8)
TKP: Petugas Satlantas Polres Bangkalan melalukan olah tempat kejadian kecelakaan beruntun di Jalan Raya Desa Benangkah, Burneh Bangkalan, Selasa (19/8)
Editor : Donny Tabelak
#amerika serikat #kim jong un #korut #latihan perang #korea selatan #nuklir