Bali Gaya Hidup Hukum & Kriminal International Kuliner Nasional Pariwisata & Budaya Pendidikan Selebritas Sportiment Update Badung

Catatan Perjalanan Jurnalis Jawa Pos Radar Bali, Eka Prasetya di Tiongkok (4)

Eka Prasetya • Selasa, 19 Mei 2026 | 12:09 WIB
Kebun bunga di Renmin University of China (RUC). Kebun bunga sedang bermekaran di musim semi. Menjadi rujukan lokasi untuk selfie. (FOTO EKA PRASETYA) 
Kebun bunga di Renmin University of China (RUC). Kebun bunga sedang bermekaran di musim semi. Menjadi rujukan lokasi untuk selfie. (FOTO EKA PRASETYA) 

Musim Semi, Bunga Bermekaran di Seantero Kampus

Radarbadung.jawapos.com- Jurnalis Jawa Pos Radar Bali, mendapat kesempatan mengikuti kegiatan China International Press Communication Center (CIPCC) yang berpusat di Beijing, Tiongkok. Berikut catatan perjalanannya dari negeri tirai bambu.

Beberapa hari belakangan, cuaca di Beijing sedang bersahabat. Pada Senin (11/5) saat saya pertama kali menjejakkan kaki di Tiongkok untuk mengikuti program CIPCC, cuaca terbilang panas.

Bahkan sempat menyentuh 320C menurut pengukur suhu di ponsel saya.

Tetapi sejak Kamis (14/5) sore, cuaca mulai berubah.

Suhu mulai turun. Pada tengah malam suhu sempat menyentuh 160C.

Pagi harinya, suhu naik menjadi 28 derajat. Siang harinya, suhu konsisten pada angka 23-25 derajat

Pun demikian pada Sabtu (16/5). Cuaca relatif sejuk. Dengan cuaca sejuk itu, rupanya membuat tanaman di area taman Renmin University of China dipenuhi dengan tanaman bunga.

Di berbagai taman, bunga-bunga kini bermekaran.

Pun demikian dengan di depan apartemen yang saya huni. Meski jumlahnya tak banyak, tapi hal itu membuat suasana semarak.

Bukan hanya di areal kampus, di luar areal kampus, utamanya di bagian tembok pagar yang berbatasan langsung dengan pedestrian juga dipenuhi dengan bunga berwarna merah jambu.

Kini Tiongkok memang sedang masuk musim semi.

Cuaca mulai sejuk dan bunga-bunga juga bermekaran.

Sebelum nantinya masuk dalam musim panas yang diprediksi akan jatuh pada akhir Juni atau pada awal Juli mendatang.

Kebun bunga di areal kampus yang paling banyak menjadi rujukan mahasiswa maupun masyarakat umum ada di sisi barat perpustakaan dan Guo Xie Building.

Sejak pagi hingga sore, selalu ada yang berhenti untuk mengambil foto bunga atau sekadar melakukan selfie.

Bahkan saat saya jogging pada Jumat (15/5) lalu, ada beberapa mahasiswa yang tengah berfoto menggunakan toga. Mereka memanfaatkan momen musim semi untuk mengambil foto-foto yang estetik.

Bahkan ada juga mahasiswa yang membawa jasa make up artist dan fotografer profesional untuk mengabadikan momen mereka.

Bukan hanya mahasiswa, saya juga sempat bersua dengan sekelompok ibu-ibu yang hendak membuat video TikTok di sekitar kebun bunga.

Mereka tampak berbaris dan melakukan gerakan-gerakan yang jenaka.

Salah seorang rekan jurnalis dari Laos, Vinally pun dibuat betah berlama-lama duduk di area taman di sekitar kampus.

“Udaranya segar. Bunganya juga banyak. Menikmati pemandangan dulu,” ucapnya.

Selain itu, musim semi juga dimanfaatkan oleh pihak kampus untuk mempercantik sejumlah taman mereka.

Sejumlah pekerja tampak menanam bunga-bunga baru. Suasana kampus tampaknya akan lebih berwarna dalam beberapa pekan mendatang.***

Editor : Donny Tabelak
#jurnalis #china #jawa pos radar bali