Menikmati Memek, Makanan Khas dari Pulau Simeullue Aceh
Rizki Maulizar• Senin, 29 September 2025 | 18:52 WIB
Memek adalah makanan khas dari Pulau Simeulue Aceh yang Menjadi Warisan Budaya.
Radarbadung.jawapos.com- Pulau Simeulue yang berada di provinsi Aceh, tidak hanya menawarkan keindahan alam, tetapi juga kaya akan tradisi hingga ragam kuliner.
Salah satunya makanan khas pulau Simeulue, yakni memek. Menikmati memek di pulau ini bukan sekadar tentang cita rasa, tetapi juga tentang menghargai warisan budaya yang telah ada sejak lama.
Makanan khas Simeulue ini menjadi bahan pembicaraan di luar Pulau Simeulue.
Meskipun namanya mungkin menimbulkan rasa penasaran, hidangan ini merupakan simbol dari tradisi dan kekayaan kuliner daerah.
Memek, yang diakui sebagai Warisan Budaya Tak Benda Indonesia pada tahun 2019, terbuat dari campuran beras ketan dan pisang, ditambah dengan santan dan gula, menciptakan rasa yang gurih dan manis.
Proses pembuatannya yang memakan waktu sekitar satu jam, menjadikan setiap gigitan Memek sarat akan sejarah dan tradisi.
Rasa manis pisang berpadu dengan gurihnya santan menciptakan pengalaman kuliner yang tak terlupakan.
Memek bukan hanya sekadar makanan, ia adalah bagian dari identitas budaya Simeulue.
Mencicipinya adalah cara terbaik untuk memahami tradisi yang telah diwariskan dari generasi ke generasi.
Apabila Anda berkunjung ke pulau ini, jangan ragu untuk meminta penduduk setempat membuatkan Memek.
Rasakan kelezatan yang mendalam dan sejarah yang terukir dalam setiap suapan.
Namun nama memek tidak boleh diganti karena bagi masyarakat Simeulue, kuliner ini merupakan warisan leluhur. Memek merupakan kuliner khas Simeulue yang spesial.
Kuliner ini wajib ada saat perayaan tertentu. Memek menjadi jamuan wajib ketika ada tamu pemerintahan atau orang penting yang datang ke Simeulue.