Bali Gaya Hidup Hukum & Kriminal International Kuliner Nasional Pariwisata & Budaya Pendidikan Selebritas Sportiment Update Badung

Kue Tolpit Khas Bantul Resmi Jadi Warisan Budaya Takbenda, Ini Resep dan Kisahnya

Acep Tomi Rianto • Minggu, 12 Oktober 2025 | 18:48 WIB
Kue tradisional asal Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta dengan nama Kontol Kejepit kini resmi ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTb) Indonesia oleh Kementerian Kebudayaan. 
Kue tradisional asal Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta dengan nama Kontol Kejepit kini resmi ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTb) Indonesia oleh Kementerian Kebudayaan. 

Radarbadung.jawapos.com– Kue tradisional asal Bantul, Yogyakarta, yang dikenal dengan nama unik dan kontroversial, Kue Kontol Kejepit atau lebih halus disebut Adrem/Tolpit kini naik kelas.
 
Kue berbahan dasar tepung beras dan gula jawa ini telah resmi ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTb) Indonesia oleh Kementerian Kebudayaan.
 
Penetapan ini menegaskan bahwa di balik namanya yang sering membuat orang tersenyum geli, kue ini menyimpan sejarah panjang, filosofi mendalam, dan teknik pembuatan khas yang harus dilestarikan.
 
Baca Juga: Kombinasi Mint dan Madu, Resep Minuman Herbal Ampuh Redakan Radang Tenggorokan
 
Menguak Nama dan Filosofi.
 
Kue Kontol Kejepit, Nama "vulgar" yang Lahir dari Teknik Penjepitan
Bagi masyarakat Bantul.
 
Nama Kontol Kejepit atau Tolpit (lakuran dari "Kontol Kejepit" atau "Terjepit") sudah tidak asing. Namun, bagi wisatawan, nama ini selalu mengundang rasa penasaran.
 
Nama ini bukan dimaksudkan untuk vulgar, melainkan merujuk pada proses pembuatannya.
 
Saat adonan dituang ke minyak panas dan mengembang, adonan tersebut kemudian dijepit menggunakan tiga batang sumpit atau bilah bambu.
 
Teknik menjepit inilah yang menciptakan bentuk khas kue Adrem yang menyerupai kuncup bunga dengan tiga lekukan sekaligus menjadi asal muasal nama yang unik tersebut.
 
Baca Juga: Iraq Vs Indonesia, Harapan Terakhir ke Piala Dunia
 
Masyarakat Bantul meyakini kue Adrem melambangkan rasa syukur atas melimpahnya hasil panen, khususnya kepada Dewi Sri (Dewi Kesuburan).
 
Kue ini dulunya bahkan berfungsi sebagai alat tukar saat musim panen, di mana petani menukarkan gabah mereka dengan Adrem, melambangkan kemakmuran.
 
Nama Adrem sendiri konon bermakna "adem" (tenang/sejuk), melambangkan harapan akan ketenangan hidup.
 
Resep Rahasia Para Pelestari di Bantul
 
Kue Kontol Kejepit memiliki cita rasa manis legit dari gula jawa, berpadu gurihnya kelapa parut. Para pembuat kue tradisional di Bantul masih mempertahankan resep kuno ini.
 
Resep Kue Adrem (Kontol Kejepit) Khas Bantul
 
Bahan-Bahan:
 
Tepung Beras (disarankan gilingan sendiri) : 250 gram
 
Tepung Terigu: 100 gram
 
Gula Merah (Gula Jawa): 150 gram (sisir halus)
 
Kelapa Parut (agak muda): 100 gram
 
Garam: 1/2 sendok teh
 
Air: Secukupnya
 
Minyak Goreng: Secukupnya
 
Baca Juga: Tragedi Bulan Madu Pengantin Baru di Penginapan, Istri Ditemukan Tewas, Suami Kritis
 
Langkah-Langkah Pembuatan:
 
Lelehkan Gula: Dalam panci, masukkan gula merah sisir, garam, dan sedikit air. Masak sambil terus diaduk hingga gula larut sempurna.
 
Masukkan kelapa parut, aduk rata, lalu angkat dan biarkan hangat. Campur Adonan dalam wadah besar, campurkan tepung beras dan tepung terigu.
 
Tuang larutan gula merah dan kelapa parut (yang sudah hangat) sedikit demi sedikit.
 
Aduk rata hingga adonan memiliki tekstur yang kental dan kalis, mirip adonan kue cucur.
 
Istirahatkan Adonan (Opsional Kuno): Untuk hasil yang lebih menyatu, beberapa pembuat kue tradisional mengistirahatkan adonan selama beberapa jam.
 
Menggoreng & Menjepit:
 
Panaskan minyak dalam jumlah banyak dengan api sedang. Ambil satu sendok sayur adonan, tuang ke dalam minyak panas.
 
Goreng sambil disiram-siram minyak hingga adonan mengembang dan naik ke permukaan.
 
Saat kue mengembang dan matang, gunakan tiga batang sumpit. Tekan bagian tengah kue, lalu jepit ketiga sisi adonan ke arah tengah secara bersamaan. Tahan hingga kue membentuk kuncup.
 
Goreng sebentar hingga warna cokelat keemasan, lalu angkat dan tiriskan. Kue Adrem siap dinikmati sebagai teman minum teh atau kopi.
 
Warisan rasa dari Bantul ini wajib Anda coba, baik sebagai oleh-oleh maupun kreasi di dapur rumah Anda.***
Contoh penerapan rating IGRC untuk gim Lokapala (atas) dan Free Fire (bawah). Sebagai catatan, label IGRS dalam foto masih menggunakan label prototipe yang telah diganti per Sabtu (11/10)
Contoh penerapan rating IGRC untuk gim Lokapala (atas) dan Free Fire (bawah). Sebagai catatan, label IGRS dalam foto masih menggunakan label prototipe yang telah diganti per Sabtu (11/10)
Contoh tampilan label batasan usia dalam sampul gim video. Kiri ke kanan: IGRS versi prototipe (Indonesia), IARC, PEGI (Eropa) dan ESRB (Amerika Serikat)
Contoh tampilan label batasan usia dalam sampul gim video. Kiri ke kanan: IGRS versi prototipe (Indonesia), IARC, PEGI (Eropa) dan ESRB (Amerika Serikat)
Contoh penerapan rating PEGI di Epic Store, menampilkan alasan pembatasan umur untuk gim Need for Speed Unbound
Contoh penerapan rating PEGI di Epic Store, menampilkan alasan pembatasan umur untuk gim Need for Speed Unbound
Pesta kembang api menandai opening ceremony PON Bela Diri Kudus 2025.
Pesta kembang api menandai opening ceremony PON Bela Diri Kudus 2025.
Editor : Donny Tabelak
#yogyakarta #bantul #Kue Kontol Kejepit #kue tradisional #Warisan Budaya Takbenda #Tepung beras #Kementerian Kebudayaan