Bali Gaya Hidup Hukum & Kriminal International Kuliner Nasional Pariwisata & Budaya Pendidikan Selebritas Sportiment Update Badung

Kuliner Aceh dan 4 Makanan Khas Takengon yang Menggugah Selera dan Terkenal Lezat

Rizki Maulizar • Jumat, 31 Oktober 2025 | 19:05 WIB
Ada 4 Kuliner Takengon Yang Perlu Di Coba Oleh Pengunjung Wisata Ke Daratan Gayo.
Ada 4 Kuliner Takengon Yang Perlu Di Coba Oleh Pengunjung Wisata Ke Daratan Gayo.
 
Radarbadung.jawapos.com- Takengon merupakan ibukota sekaligus pusat pemerintahan dari Aceh Tengah. Kata takengon berarti tikungan atau kelokan. 
 
Untuk menuju wilayah ini harus melewati tanjakan perbukitan dan lereng gunung dengan jalan berkelok-kelok.
 
Mayoritas masyarakat Aceh Tengah merupakan bagian dari suku Gayo. Maka, tidak heran jika budaya, adat istiadat, dan tradisinya mirip dengan Kabupaten Gayo Lues dan Kabupaten Bener Meriah. 
 
Meski tradisinya mirip, akan ada beberapa pembeda yang bisa menjadi keunikan dari Takengon, Aceh Tengah. Apa saja kuliner dan makanan khas dari Takengon, Aceh Tengah?
 
Baca Juga: Proyek Lift di Pantai Kelingking Habiskan Dana Ratusan Miliar, Kini Jadi Sorotan
 
1. Gutel 
Gutel merupakan makanan khas Takengon, Aceh Tengah, Makanan ini terbuat dari tepung beras, kelapa parut, dan garam. 
 
2. Tenaruh Dedah
Tenaruh dedah merupakan makanan khas Takengon, Aceh Tengah. Sebenarnya tenaruh dedah merupakan telur orak arik. 
 
Namun, teksturnya yang seperti yoghurt atau lelehan keju dengan rasa lemak dan asam di mulut membuatnya terkenal. 
 
Bahan dibutuhkan juga hampir mirip, yaitu telur, garam, bawang merah, cabai merah, dan daun jeruk.
 
3. Gegerip
Gegerip adalah makanan yang khas dari Takengon, Aceh Tengah. Makanan ini sekarang sudah sulit didapatkan dan jarang ada. 
 
Peminatnya makanan ini sangat sedikit, kemungkinan karena tekstur gegerip yang keras dan alot.
 
Baca Juga: Kepergok Jadi Tukang Pijat di Spa, 4 WNA Vietnam Diusir dari Bali
 
Bahan untuk membuat gegerip hanyalah beras, gula merah, dan gara.m Gegerip dibuat dari nasi yang dikeringkan. 
 
Kemudian nasi yang sudah kering dicampur dengan gula merah dan dioseng sebentar.
 
4. Brahrum
Brahrum atau bohrumrum merupakan kudapan yang dimakan sebagai cemilai di Takengon, Aceh Tengah. Bentuknya mirip dengan kudapan di daerah lain. 
 
Di Aceh Tenggara, brahrum dikenal sebagai buah khum khum. Di tanah Minang brahrum dikenal sebagai onde onde, dan di tanah Jawa dikenal sebagai kelepon.
 
5. Dedah
Dedah merupakan makanan khas orang Gayo. Bahan utama dalam pembuatan dedah adalah ikan depik, yaitu ikan air tawar endemik khas Aceh. 
 
Bumbu yang dibutuhkan cukup sederhana, yakni kunyit dan bawang merah halus, empan, gegarak, dan jeruk sayur. Belahan cabai hijau juga sering ditambahkan.
 
Baca Juga: Tembak Mati Sesama WNA Australia di Bali, Gangster Australia Dijerat Pasal Pembunuhan Berencana
 
6. Pengat
Pengat adalah makanan khas Gayo yang mirip dengan pepes. Namun, pengat tidak dimasak menggunakan daun, melainkan seperti dibuat gulai hingga tidak berkuah. 
 
Bahan utamanya adalah ikan, dan yang sering menjadi bahannya ialah ikan bawal hitam, ikan bawal merah, dan ikan depik.
 
Pengat terkenal karena keasaman rasanya. Salah satu bumbunya adalah air jeruk dan asam sunti sehingga menimbulkan rasa asam yang khas.****
Editor : Donny Tabelak
#takengon #adat istiadat #makanan khas #kuliner #suku gayo #aceh