Bali Gaya Hidup Hukum & Kriminal International Kuliner Nasional Pariwisata & Budaya Pendidikan Selebritas Sportiment Update Badung

Sial! Pesan Jasa Perempuan Panggilan, Pria di Benoa Justru Tertipu Uang

Andre Sulla • Rabu, 3 Juni 2026 | 11:51 WIB
Personel Polsek Kuta Selatan mendatangi lokasi yang dilaporkan melalui layanan Call Center 110 terkait dugaan penipuan di kawasan Jalan Siligita, Benoa, Kuta Selatan. (Istimewa)
Personel Polsek Kuta Selatan mendatangi lokasi yang dilaporkan melalui layanan Call Center 110 terkait dugaan penipuan di kawasan Jalan Siligita, Benoa, Kuta Selatan. (Istimewa)

Radarbadung.jawapos.com– Layanan darurat Call Center 110 menerima laporan dugaan penipuan di wilayah hukum Polsek Kuta Selatan, Rabu (3 Juni 2026).

Seorang pria berinisial TG melaporkan dirinya menjadi korban setelah mentransfer uang untuk memesan jasa perempuan panggilan, namun layanan yang dijanjikan tak kunjung diterima.

Laporan masuk sekitar pukul 07.00 WITA.

Peristiwa bermula ketika TG berkomunikasi dengan seseorang melalui media daring untuk memesan jasa tersebut.

Setelah disepakati, ia diminta mengirim sejumlah uang sebagai syarat pemesanan. 

Namun segera setelah dana ditransfer, pihak yang dihubungi justru sulit dijangkau dan tidak memenuhi janjinya.

Merasa dirugikan, TG melaporkan kejadian tersebut ke nomor darurat 110 dengan menyebut lokasi kejadian di sekitar JJ Pet House, Jalan Siligita Nomor 50, Kelurahan Benoa, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung.

Menindaklanjuti laporan, tim Unit Kecil Lengkap Polsek Kuta Selatan yang dipimpin langsung Perwira Pengawas segera bergerak menuju lokasi untuk melakukan pengecekan awal.

Namun sesampainya di tempat, pelapor tidak ditemukan.

Upaya klarifikasi terhambat lantaran nomor telepon yang tercantum dalam laporan sudah tidak aktif saat dihubungi petugas.

Kapolsek Kuta Selatan, Kompol Muhammad Said Husen, menegaskan bahwa setiap aduan yang masuk melalui layanan 110 akan selalu ditindaklanjuti secara cepat dan profesional sebagai wujud pelayanan kepada masyarakat.

“Kami tetap merespons sigap setiap laporan warga. Namun dalam kasus ini, penyelidikan awal terhenti karena pelapor tidak berada di lokasi dan nomor kontaknya tidak dapat dihubungi kembali,” ujarnya.

Pihak kepolisian pun menyampaikan imbauan kepada seluruh masyarakat agar senantiasa waspada terhadap berbagai modus penipuan melalui media komunikasi dan transaksi daring.

Masyarakat diingatkan untuk tidak mudah percaya pada tawaran jasa yang kejelasan identitas dan legalitasnya diragukan.

“Hindari mentransfer uang secara tergesa-gesa kepada pihak yang belum jelas keberadaannya. Hal ini untuk mencegah terulangnya kerugian serupa,” tegas Kapolsek.

Ia menambahkan, pihaknya akan terus melakukan sosialisasi dan edukasi guna meningkatkan kewaspadaan masyarakat, khususnya terhadap kejahatan berbasis siber dan penipuan daring yang modusnya semakin beragam.***

Editor : Donny Tabelak
#perempuan panggilan #Polsek Kuta Selatan #penipuan #benoa