Radarbadung.jawapos.com– Perkelahian massal yang melibatkan dua kelompok pemuda terjadi di Jalan Bypass Ngurah Rai, depan Toko Bangunan Mitra Jaya, Benoa, Kuta Selatan, Sabtu (25/7) sekitar pukul 03.00 Wita.
Peristiwa ini kini sedang didalami aparat kepolisian.
Berdasarkan informasi yang dikumpulkan, keributan bermula dari pertikaian satu lawan satu antara dua pemuda.
Seorang pemuda berjaket abu-abu dan celana pendek jeans biru terlibat adu pukul dengan pemuda lain berjaket bermotif hitam-putih-cokelat dan celana panjang hitam.
Tak lama kemudian, rekan keduanya turut campur sehingga berkembang menjadi bentrokan kelompok yang melibatkan lebih dari lima orang.
Salah satu pelaku bahkan terlihat menggunakan balok kayu untuk menyerang lawannya.
Aksi tersebut terekam warga sekitar yang kemudian menyebar luas di media sosial.
Beruntung keributan tidak berlangsung lama, karena para pelaku kemudian bergerak meninggalkan lokasi ke arah timur.
Kapolsek Kuta Selatan, Kompol Muhammad Said Husen membenarkan peristiwa tersebut.
Menurutnya, penyelidikan segera dilakukan setelah video kejadian viral.
“Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kedua kelompok bergerak dari arah barat ke timur sambil saling memukul, lalu pergi meninggalkan lokasi,” ujarnya, Senin (27/7).
Petugas telah melakukan olah tempat kejadian perkara, mengumpulkan keterangan saksi, serta menelusuri rekaman yang beredar.
Salah satu saksi, Rami, pedagang nasi Padang di lokasi, membenarkan melihat langsung peristiwa tersebut.
“Mereka saling pukul dan tendang, jumlahnya lebih dari lima orang,” ungkapnya.
Hingga saat ini belum ada laporan resmi dari pihak yang merasa dirugikan atau melapor sebagai korban.
Namun polisi tetap berupaya mengidentifikasi seluruh pihak yang terlibat.
“Kami masih terus melakukan penyelidikan untuk memastikan identitas dan peran masing-masing pelaku,” pungkas Kapolsek.***
Editor : Donny TabelakSumber : Radar Badung