Evakuasi Terkendala Medan Terjal & Air Pasang
Radarbadung.jawapos.com— Pencarian warga negara asing (WNA) asal Rusia yang hilang di kawasan Tanjung Mebulu, Desa Pecatu, Kuta Selatan, Badung, berujung duka.
Korban bernama G Artem (40) ditemukan meninggal dunia di bawah tebing, Sabtu (26/9).
Korban sebelumnya dilaporkan hilang sejak Rabu (23/9).
Laporan diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar melalui Basarnas Command Center pukul 05.40 Wita.
Sepeda motor lengkap dengan helm milik korban ditemukan terparkir lama di kawasan Tebing Karang Boma dan diamankan polisi.
Tujuh personel SAR segera dikerahkan. Penyisiran dilakukan dari Tanjung Mebulu hingga Tebing Karang Boma, dibantu pemantauan drone thermal pukul 11.45 Wita, namun belum membuahkan hasil.
Petunjuk baru muncul dari warga yang mencium bau tidak sedap.
"Setelah ditelusuri, jenazah ditemukan di bawah tebing, tepatnya di antara bebatuan," kata sumber petugas.
Posisi dipastikan lewat drone, lalu tim bergerak lewat jalur Pantai Nyang-Nyang pukul 13.10 Wita.
Medan terjal berbatu dan air pasang menyulitkan proses.
"Setelah berjibaku dengan medan, jenazah berhasil dievakuasi ke pesisir Pantai Nyang-Nyang sekitar pukul 15.00 Wita," bebernya.
Koordinator Lapangan Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, Wahyu Sidhiarta, membenarkan hal tersebut.
Jenazah kemudian dibawa ambulans Klinik Nusa Medika ke RSUP Prof. Ngoerah.
Operasi SAR melibatkan Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, Polair Polresta Denpasar, Polairud Polda Bali, Babinsa, SAR Dog, pecalang, Linmas Pecatu, ORARI Bali, Kelian Desa Pecatu, serta warga.
Pencarian resmi ditutup. Penyebab dan kronologi pasti masih menunggu penyelidikan pihak berwenang.***
Editor : Donny TabelakSumber : Radar Badung