Jual BBM Botol ke WNA Viral di Canggu, Pengemudi Ojol Diburu Polisi

Andre Sulla • Dipublikasikan Kamis, 15 Oktober 2026 | 17:09 WIB
Tangkapan layar video yang beredar di media sosial memperlihatkan dugaan transaksi jual beli BBM dalam botol plastik oleh sejumlah pengendara sepeda motor kepada WNA di Jalan Batu Mejan, Canggu, Kuta Utara. Polisi masih menyelidiki identitas pihak-pihak yang terlibat.(Istimewa)
Tangkapan layar video yang beredar di media sosial memperlihatkan dugaan transaksi jual beli BBM dalam botol plastik oleh sejumlah pengendara sepeda motor kepada WNA di Jalan Batu Mejan, Canggu, Kuta Utara. Polisi masih menyelidiki identitas pihak-pihak yang terlibat.(Istimewa)

Radarbadung.jawapos.com— Di tengah kesulitan masyarakat mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) di Bali, muncul dugaan adanya pihak yang memanfaatkan situasi tersebut untuk meraup keuntungan.

Hal ini mencuat setelah beredarnya video dugaan transaksi jual beli BBM dalam botol plastik kepada sejumlah warga negara asing (WNA) di kawasan Jalan Batu Mejan, Canggu, Kuta Utara, Badung.

Dalam rekaman yang viral, sejumlah pengendara sepeda motor yang diduga pengemudi ojek online terlihat menawarkan BBM kepada turis asing.

Meski motif dan legalitas transaksi masih didalami, peristiwa ini menjadi sorotan tajam karena terjadi saat masyarakat tengah berjuang mendapatkan pasokan BBM.

Berdasarkan keterangan Kapolsek Kuta Utara Kompol I Ketut Sukadana, peristiwa terjadi pada Rabu (14/10) sore di depan bangunan ruko bekas toko 7Hungry, Jalan Batu Mejan, Canggu.

Saksi yang merekam kejadian adalah Nani, karyawan restoran What The Fork (WTF).

"Saksi melihat sejumlah pengendara sepeda motor menghampiri beberapa WNA laki-laki di depan ruko, membawa botol plastik yang diduga berisi BBM, lalu menawarkannya. Saksi kemudian merekam aktivitas tersebut," jelas Kompol Sukadana, Kamis (15/10).

Dalam video tersebut, tampak salah seorang pengendara Honda PCX merah menyerahkan dua botol plastik diduga berisi BBM kepada seorang WNA setelah menerima uang pecahan Rp 100 ribu.

Pengendara lainnya juga terlihat berada di sekitar lokasi sambil membawa botol serupa.

Berdasarkan penyelidikan sementara, para pengendara tersebut diduga merupakan pengemudi ojek online yang biasa mangkal di sekitar kawasan Canggu.

Polisi kini menelusuri identitas mereka sekaligus memastikan legalitas transaksi yang terjadi.

Untuk mengungkap pihak-pihak yang terlibat, tim penyelidik juga meminta akses rekaman kamera pengawas milik Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) di kawasan Canggu.

Rekaman tersebut diharapkan dapat membantu mengidentifikasi kendaraan dan orang yang terlibat dalam transaksi tersebut.

"Kasus ini menjadi perhatian serius karena terjadi di tengah kesulitan masyarakat mendapatkan BBM. Penyelidikan masih berjalan untuk memastikan dugaan pelanggaran dan mengungkap pihak yang terlibat," pungkas Kapolsek Kuta Utara.***

Editor : Donny Tabelak
Sumber : Radar Badung
krisis bbm jual bbm ojol bbm langka Polsek Kuta Utara