Bali Gaya Hidup Hukum & Kriminal International Kuliner Nasional Pariwisata & Budaya Pendidikan Selebritas Sportiment Update Badung

Perayaan Waisak di Vihara Buddha Dharma: Ibadah, Tradisi Pemandian Rupang, hingga Aksi Kemanusiaan

Adrian Suwanto • Senin, 1 Juni 2026 | 05:45 WIB
Ratusan umat Buddha memadati Vihara Buddha Dharma Bali yang terletak di kawasan Legian, Kuta, Badung. (Foto Adrian Suwanto) 
Ratusan umat Buddha memadati Vihara Buddha Dharma Bali yang terletak di kawasan Legian, Kuta, Badung. (Foto Adrian Suwanto) 

Radarbadung.jawapos.com– Vihara Buddha Dharma Bali yang terletak di kawasan Legian, Kuta, Badung, menjadi salah satu pusat kegiatan keagamaan umat Buddha di wilayah selatan Bali. 

Tempat ibadah ini rutin menggelar berbagai perayaan besar, seperti Hari Raya Waisak dan Tahun Baru Imlek, sebagaimana berlangsung pada Minggu (31/5).

Ratusan umat Buddha memadati vihara tersebut untuk melaksanakan ibadah dalam rangka memperingati Trisuci Waisak 2570 BE tahun 2026.

Rangkaian kegiatan diawali dengan penyalaan pelita Waisak, dilanjutkan dengan tradisi sakral pemandian Rupang Boddhisatva yang diikuti antusias oleh seluruh umat yang hadir.

Salah seorang umat yang hadir adalah Hendra Gunawan beserta keluarganya yang berasal dari Jakarta.

Ia menyampaikan bahwa kunjungannya ke vihara ini sekaligus menggabungkan momen liburan dan ibadah.

“Kebetulan kami sedang berlibur dan menginap di sekitar Kuta. Mengetahui ada vihara di sini, kami memutuskan untuk beribadah sejak pagi hari. Kami mengikuti seluruh rangkaian, mulai dari puja bakti hingga tradisi pemandian rupang. Sangat menyenangkan bisa merayakan Waisak di Bali,” ujarnya.

Ia menambahkan makna penting perayaan ini bagi umatnya.

“Bagi kami, Hari Waisak memiliki makna yang sangat mendalam. Di momen ini, kami memperkuat keyakinan kepada Buddha, Dhamma, dan Sangha sekaligus merenungkan teladan luhur ajaran-Nya,” tuturnya.

Selain kegiatan ibadah dan tradisi sakral, hal yang menjadi ciri khas perayaan di vihara ini adalah penyelenggaraan aksi kemanusiaan berupa donor darah.

Kegiatan ini rutin digelar setiap kali ada perayaan besar keagamaan.

“Kegiatan donor darah ini sudah berlangsung beberapa kali dan memang dijadikan agenda rutin, terutama saat perayaan Hari Raya Waisak. Hal ini kami lakukan sebagai wujud nyata pengamalan ajaran cinta kasih dan berbagi kepada sesama,” demikian keterangan pihak penyelenggara.***

Editor : Donny Tabelak
#badung #Vihara Dharmayana Kuta #umat Tionghoa #jakarta