Tanpa Alasan Jelas, Dua Mahasiswa Dikeroyok di Seminyak: Jam Tangan Mewah Rp8 Juta Rusak

Andre Sulla • Dipublikasikan Sabtu, 22 Agustus 2026 | 12:06 WIB
Dua mahasiswa asal luar daerah, Gading Takhta Akbar (20) dan Alida Ciretia Roulina Napitupulu (19), menjadi korban penganiayaan oleh orang tak dikenal (OTK) di Jalan Laksamana Basangkasa No. 177X, Seminyak, Kuta, Badung, pada Minggu (16/8/2026) sekitar pukul 00.30 WITA.(Ai)
Dua mahasiswa asal luar daerah, Gading Takhta Akbar (20) dan Alida Ciretia Roulina Napitupulu (19), menjadi korban penganiayaan oleh orang tak dikenal (OTK) di Jalan Laksamana Basangkasa No. 177X, Seminyak, Kuta, Badung, pada Minggu (16/8/2026) sekitar pukul 00.30 WITA.(Ai)

Radarbadung.jawapos.com — Aksi pengeroyokan di kawasan wisata Seminyak, Kuta, Badung, kembali menelan korban.

Dua mahasiswa asal luar daerah, Gading Takhta Akbar (20) dan Alida Ciretia Roulina Napitupulu (19), menjadi korban penganiayaan oleh orang tak dikenal (OTK) di Jalan Laksamana Basangkasa No. 177X, Seminyak, Kuta, Badung, pada Minggu (16/8/2026) sekitar pukul 00.30 WITA. 

Gading yang menginap di kawasan Pererenan, Mengwi, kemudian mendatangi Polresta Denpasar untuk membuat laporan resmi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Radar Bali, insiden bermula saat kedua korban melintas di lokasi kejadian.

Tanpa alasan yang jelas, pelaku yang identitasnya kini masih ditelusuri langsung menyerang secara brutal. 

Pelaku tiba-tiba memiting leher Gading, lalu mendorong Alida hingga terjatuh. 

"Akibat dorongan tersebut, jam tangan miliknya rusak," ungkap sumber di kepolisian, Minggu (16/8/2026).

Akibat penganiayaan tersebut, Gading mengalami luka cukup parah — sakit di bagian leher, dada, tangan kanan, lutut kiri, mata kanan, dan kepala.

Lidahnya dilaporkan berdarah serta lutut kirinya mengalami lecet. 

Sementara itu, Alida, mahasiswi asal Pematangsiantar, Sumatera Utara, mengalami luka gores di punggung tangan kiri. 

Selain luka fisik, kerugian materiil akibat kerusakan jam tangan korban ditaksir mencapai Rp8 juta.

Laporan resmi dengan nomor LP/B/476/VIII/2026/SPKT/POLRESTA DENPASAR/POLDA BALI telah diterima pihak kepolisian yang langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP.

Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, S.H., M.H., membenarkan laporan tersebut. 

Tim Buser Satreskrim Polresta Denpasar kini tengah melakukan penyelidikan mendalam, mengumpulkan keterangan saksi serta rekaman CCTV di sekitar lokasi untuk memburu para pelaku.

"Benar dan anggota masih melakukan penyelidikan," tutupnya.***

Editor : Donny Tabelak
Sumber : Radar Badung
mahasiswa dikeroyok polresta denpasar kuta pengeroyokan badung