Abrasi Rusak Bibir Pantai Kuta, Pemkab Badung Didesak Lakukan Penataan Kembali

Adrian Suwanto • Dipublikasikan Sabtu, 22 Agustus 2026 | 17:54 WIB

 

Bibir Pantai Kuta mengalami kerusakan setelah diterjang gelombang pasang. Batu penyangga berantakan dan berserakan, mengganggu akses wisatawan serta estetika kawasan wisata andalan Kabupaten Badung.(Foto Adrian Suwanto)

 
Bibir Pantai Kuta mengalami kerusakan setelah diterjang gelombang pasang. Batu penyangga berantakan dan berserakan, mengganggu akses wisatawan serta estetika kawasan wisata andalan Kabupaten Badung.(Foto Adrian Suwanto)  

Batu Pengaman Berantakan, Akses Wisatawan Terganggu 

Radarbadung.jawapos.com — Kondisi bibir Pantai Kuta mengalami kerusakan setelah diterjang gelombang pasang beberapa waktu lalu.

Sejumlah batu penyangga yang berfungsi sebagai pengaman pantai kini berantakan dan berserakan, sehingga mengganggu estetika sekaligus akses menuju kawasan pantai.

Pantauan di lokasi pada Sabtu (22/8) memperlihatkan bibir pantai dipenuhi bebatuan besar, hamparan pasir putih yang menjadi ikon kawasan tampak berubah, dan wisatawan harus menuruni tumpukan batu yang terjal untuk mencapai bibir pantai.

Arist Setiawan, wisatawan asal Bandung, menyatakan kaget melihat kondisi tersebut.

"Lima tahun lalu saya ke sini, tidak separah ini. Banyak batu besar berantakan, membuat ke pantai tidak nyaman. Menuju laut pun susah, harus melewati batu-batu besar yang licin," ungkapnya.

Abrasi juga mengubah garis pantai; sejumlah bagian tampak lebih rendah, sementara batu-batu pengaman yang terdorong gelombang justru memperburuk visual kawasan.

Kondisi ini mendesak perhatian pemerintah daerah.

Sebagai destinasi wisata utama Bali, penataan Pantai Kuta dinilai penting bukan hanya untuk menahan abrasi, tetapi juga menjaga kenyamanan dan keamanan wisatawan. 

Pemkab Badung diharapkan menata kembali bibir pantai dengan mempertimbangkan aspek perlindungan sekaligus estetika, menghadirkan sistem pengamanan yang lebih permanen dan mampu menghadapi gelombang pasang, tanpa mengorbankan karakteristik hamparan pasir yang menjadi daya tarik utama Pantai Kuta.***

Editor : Donny Tabelak
Sumber : Radar Badung
wisatawan gelombang laut abrasi Pemkab Badung pantai kuta