Tuntut Cabut PHK 6 Pekerja, Aksi Berjalan Damai & Kondusif
Radarbadung.jawapos.com— Sebanyak 235 personel Polresta Denpasar disiagakan untuk mengawal aksi penyampaian aspirasi Federasi Serikat Pekerja Mandiri (FSPM) Regional Bali di depan Kantor PT Angkasa Pura Support (APS) Cabang Denpasar, Jalan Bypass Ngurah Rai, Tuban, Kuta, Badung, Kamis (27/8).
Aksi yang diikuti sekitar 45 massa tersebut berlangsung aman, tertib, dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat maupun arus lalu lintas.
Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol Ariasandy, S.I.K., menyatakan aksi berlangsung dari pukul 11.10 hingga 13.30 WITA dengan situasi sangat kondusif.
Pengamanan dilakukan secara humanis dengan mengedepankan komunikasi dan pelayanan kepada peserta aksi.
"Dari awal hingga berakhir penyampaian aspirasi damai dari rekan-rekan FSPM Regional Bali bersama koalisi mahasiswa dan LBH Bali berjalan sangat tertib, lancar dan kondusif," ujar Ariasandy.
Pengamanan di lapangan dipimpin Kabag Ops Polresta Denpasar, Kompol Ketut Suaka Purnawasa.
Sementara massa aksi dikoordinatori Ida Dewa Made Rai Budi Darsana.
Dalam aksinya, massa menyuarakan persoalan perselisihan ketenagakerjaan serta Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terhadap enam pekerja PT APS.
Mereka mendesak agar status PHK tersebut dicabut sekaligus meminta pemenuhan hak-hak pekerja.
Aspirasi disampaikan secara bergantian melalui orasi tanpa tindakan anarkis.
Ariasandy menegaskan Polri menghormati hak setiap warga negara dalam menyampaikan pendapat di muka umum sebagaimana dijamin undang-undang.
Pengamanan dilakukan untuk memastikan hak menyampaikan aspirasi berjalan beriringan dengan terjaganya keamanan dan ketertiban umum.
Setelah seluruh tuntutan disampaikan, massa membubarkan diri secara mandiri dan teratur sekitar pukul 13.30 WITA.
Arus lalu lintas di Jalan Bypass Ngurah Rai, Tuban, juga terpantau tetap lancar.
Kepolisian mengapresiasi para peserta orasi dan koordinator lapangan yang mampu menjaga komitmen untuk menyampaikan aspirasi secara damai.
"Kami menghimbau kepada seluruh elemen masyarakat agar setiap tindakan penyampaian aspirasi di wilayah hukum Polda Bali terus mengedepankan komunikasi yang baik, tertib hukum, dan menjaga kondusifitas daerah," pungkas Ariasandy.***
Editor : Donny TabelakSumber : Radar Badung