Radarbadung.jawapos.com- Salah satu wakil menteri ditangkap KPK. Dia adalah Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker), Immanuel Ebenezer.
Dia terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), pada Rabu malam lalu (21/8).
Pria yang biasa disapa Noel itu diduga terlibat kasus pemerasan terkait pengurusan sertifikasi keselamatan dan kesehatan kerja (K3).
"Benar. Pemerasan terhadap perusahaan-perusahaan terkait pengurusan sertifikasi K3," kata Wakil Ketua Fitroh Rohcahyanto dikonfirmasi, Kamis (21/8) kemarin.
Pimpinan KPK berlatar belakang Jaksa itu mengungkapkan Noel diamankan di Jakarta, pada Rabyu malam.
Saat ini Noel tengah dalam pemeriksaan intensif di markas KPK. "Sudah (di Gedung Merah Putih)," ucap Fitroh.
Ini Profil Immanuel Ebenezer
Nama Immanuel Ebenezer Gerungan, yang lebih dikenal dengan sapaan Noel, lahir di Riau pada 22 Juli 1975.
Ia merupakan lulusan Sarjana Ilmu Sosial dari Universitas Satya Negara Indonesia. Noel dikenal sebagai seorang aktivis dan kader Partai Gerindra.
Karier politik Noel mulai mencuat saat dirinya menjabat sebagai Ketua Umum Jokowi Mania Nusantara (Joman), sebuah organisasi relawan yang mendukung Joko Widodo dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.
Memasuki Pilpres 2024, Noel awalnya mendukung Ganjar Pranowo melalui pembentukan kelompok relawan Ganjar Mania. Namun, dukungan itu tak berlangsung lama.
Ia kemudian beralih mendukung pasangan Prabowo Subianto - Gibran Rakabuming Raka dengan membentuk Prabowo Mania 08, dan menjabat sebagai ketuanya.
Sebagai Ketua Prabowo Mania, Noel aktif dalam berbagai kegiatan kampanye pemenangan pasangan Prabowo - Gibran.
Langkah politiknya semakin serius ketika ia resmi bergabung dengan Partai Gerindra dan mencalonkan diri sebagai anggota DPR RI dari daerah pemilihan Kalimantan Utara.
Dalam pencalonan tersebut, ia meraih hampir 30 ribu suara, namun belum berhasil melaju ke Senayan.
Di luar aktivitas relawan, Noel juga pernah dipercaya menduduki jabatan di lingkungan BUMN.
Pada tahun 2021, ia diangkat sebagai Komisaris Utama PT Mega Eltra, anak perusahaan PT Pupuk Indonesia. Namun, ia dicopot dari jabatan tersebut pada 2022.
Puncak karier Noel terjadi pada Oktober 2024, ketika Presiden Prabowo Subianto melantiknya sebagai Wakil Menteri Ketenagakerjaan.
Namun, karier politiknya kini berada di ujung tanduk setelah ia terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan oleh KPK.
Menteri Ketenagakerjaan Buka Suara
Di tempat terpisah, Menteri Ketenagakerjaan RI Yassierli mengaku telah meminta seluruh jajaran di Kemnaker untuk menandatangani Pakta Integritas untuk siap dicopot bila terlibat dalam kasus tindak pindana korupsi.
Hal itu ia sampaikan sehubungan dengan OTT yang dilakukan terhadap Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer terkait dugaan tindak pidana korupsi terkait sertifikasi K3.
"Sejalan dengan arahan Presiden Prabowo bahwa tidak ada toleransi atas perilaku koruptif, maka saya sudah meminta pejabat beserta jajaran di Kemnaker untuk menandatangani Pakta Integritas dan siap dicopot apabila melakukan tindakan korupsi," ucap Yassierli, Kamis (21/8).
Selain itu, Yassierli juga menyebut bahwa sejumlah pegawai yang sudah lebih dari empat tahun di posisinya telah dirotasi untuk menghindari tindak pidana korupsi.
"Kami juga telah melakukan perbaikan proses layanan sehingga lebih transparan dan akuntabel, serta merevisi berbagai regulasi terkait pelayanan K3. Misalnya: Permenaker 33/2016, Permenaker 5/2018, Permenaker 8/2020, dan Permenaker 4/1987 yang sudah selesai harmonisasi," tuturnya.
"Peristiwa ini harus dijadikan pembelajaran bersama, dan saya berharap kedepan tidak ada lagi insan kemnaker yang terlibat praktik korupsi atau penyimpangan dalam bentuk apapun," pungkas Yassierli.***
Editor : Donny Tabelak