Bali Gaya Hidup Hukum & Kriminal International Kuliner Nasional Pariwisata & Budaya Pendidikan Selebritas Sportiment Update Badung

Lapor Pak! Muhammadiyah Aceh Terima Rp 1 Miliar untuk Korban Bencana di Aceh

Rizki Maulizar • Selasa, 16 Desember 2025 | 00:23 WIB
 
Muhammadiyah Aceh terima Rp. 1 Miliar untuk korban bencana di Aceh dari pusat.
Muhammadiyah Aceh terima Rp. 1 Miliar untuk korban bencana di Aceh dari pusat.
 
Radarbadung.jawapos.com- Pimpinan Pusat Muhammadiyah menyalurkan bantuan senilai Rp 1 miliar untuk korban banjir dan longsor yang melanda Provinsi Aceh yang di terima langsung oleh Muhammadiyah Aceh, Senin (15/12/2025).
 
Penyerahan bantuan untuk Aceh dilakukan secara simbolis oleh Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof. Haedar Nashir, M.Si., bersama para pengurus Muhammadiyah Aceh
 
Prof. Haedar Nashir mengatakan bantuan ini merupakan wujud kepedulian dan tanggung jawab PP Muhammadiyah beserta para kadernya untuk meringankan beban masyarakat Aceh yang terdampak musibah berat.
 
" Ini merupakan bagian dari kepedulian dan tanggung jawab pimpinan pusat bersama para kader terbaiknya untuk ikut meringankan beban warga dan saudara-saudara kita di Aceh yang mengalami musibah banjir dan longsor yang tidak ringan, bahkan terasa sangat berat,” kata Haedar.
 
Baca Juga: Melawan Polisi dengan Parang, Residivis Pencurian Ternak di Bangkalan Tewas Tertembak
 
Ia menjelaskan, Muhammadiyah melalui Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shadaqah Muhammadiyah (Lazismu), Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC), serta seluruh komponennya terus bergerak melakukan tanggap darurat. 
 
Proses tanggap darurat bukanlah hal yang mudah karena dihadapkan pada berbagai kendala, termasuk kondisi dan akses lokasi terdampak bencana. 
 
Karena itu, gerak Muhammadiyah dilakukan seiring dan menjadi satu kesatuan dengan langkah pemerintah, baik pemerintah daerah maupun pemerintah pusat.
 
" Kami merasakan penderitaan dan musibah berat yang dialami saudara-saudara kami di Aceh. Selain berikhtiar kita harus saling membantu, dan berbagi agar penderitaan ini segera diringankan oleh Allah dan Aceh dapat pulih sebagaimana mestinya,” katanya.
 
Lebih lanjut, kata Haedar, penanganan bencana membutuhkan usaha bersama seluruh komponen, mulai dari warga, pemerintah, hingga organisasi keagamaan dan kemasyarakatan. 
 
Menurutnya, di tengah musibah besar, persatuan dan persaudaraan menjadi ujian sekaligus kekuatan utama.
 
“Semua tentu berproses. Mudah-mudahan kita semua dapat sabar, sungguh-sungguh, dan terus berikhtiar. Insyaallah Aceh akan segera bangkit,” ujarnya.
 
Hal-hal yang menyangkut fisik relatif lebih mudah untuk diinventarisasi. Namun, yang tidak kalah penting adalah pendampingan psikososial dan spiritual bagi saudara-saudara kita yang terdampak,” pungkasnya.***
Editor : Donny Tabelak
#longsor #Bencana Aceh #banjir #bantuan #muhammadiyah