Bali Gaya Hidup Hukum & Kriminal International Kuliner Nasional Pariwisata & Budaya Pendidikan Selebritas Sportiment Update Badung

Kapendam Kodam IX/Udayana Luruskan Video Viral, Tegaskan RSAD Tidak Tolak Pasien: Oknum yang Mengaku dari LSM Bersikap Emosional

I Wayan Widyantara • Selasa, 17 Februari 2026 | 18:42 WIB
Kepala Penerangan Kodam IX/Udayana Kolonel Inf Widi Rahman menegaskan bahwa informasi yang beredar tidak sesuai dengan fakta di lapangan.
Kepala Penerangan Kodam IX/Udayana Kolonel Inf Widi Rahman menegaskan bahwa informasi yang beredar tidak sesuai dengan fakta di lapangan.

Radarbadung.jawapos.com– Video viral yang menuding adanya penolakan pasien di Rumah Sakit Angkatan Darat (RSAD) Tk IV/Bima mendapatkan klarifikasi resmi dari pihak Kodam IX/Udayana.

Kepala Penerangan Kodam IX/Udayana Kolonel Inf Widi Rahman menegaskan bahwa informasi yang beredar tidak sesuai dengan fakta di lapangan.

Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (13/2) lalu sekitar pukul 21.40 WITA, ketika seorang balita berusia dua tahun datang ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) dengan keluhan demam, mual, dan muntah.

Anak itu diantar oleh keluarga bersama seseorang yang mengaku berasal dari lembaga swadaya masyarakat (LSM).

”Setiba di IGD, pasien langsung diperiksa oleh perawat dan dokter jaga sesuai prosedur medis yang berlaku,” ujar Widi Rahman dalam keterangannya pada Senin (16/2).

SUASANA SEMPAT MEMANAS, OKNUM MENGACAUkan KETERTIBAN 

Menurutnya, suasana sempat memanas saat proses pelayanan berlangsung. Oknum yang mengaku dari LSM tersebut bersikap emosional, membentak petugas, dan menimbulkan kegaduhan di ruang IGD.

Padahal pada saat yang sama, tenaga kesehatan tengah menangani sejumlah pasien lain, termasuk pasien dengan gangguan jantung serta anak yang masih dalam observasi.

Untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan pelayanan, dokter mengarahkan keluarga pasien menyelesaikan administrasi di bagian pendaftaran.

Hasil pengecekan menunjukkan pasien belum terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan.

Meski demikian, pihak rumah sakit tetap memberikan pelayanan medis dan menangani pasien sebagai pasien umum sambil melengkapi proses administrasi.

”Tidak ada penolakan pasien. Pemeriksaan medis sudah dilakukan sejak awal kedatangan,” tegasnya. 

OKNUM REKAM DAN ANCAM MEMVIRALKAN, PERNAH TERLIBAT INSIDEN SERUPA

Sebelum penjelasan selesai, oknum tersebut kembali menunjukkan sikap emosional dengan memukul meja, merekam aktivitas di area pelayanan, serta menyampaikan ancaman akan memviralkan rumah sakit.

Rekaman kamera pengawas (CCTV) juga menunjukkan tindakan yang tidak kondusif dari pihak yang bersangkutan. 

Informasi internal rumah sakit menyebutkan bahwa oknum tersebut sebelumnya pernah terlibat insiden serupa di lingkungan RSAD Bima.

Dari data yang dihimpun, sebelum mendatangi RSAD Bima, pasien sempat mengunjungi fasilitas kesehatan lain namun menghadapi kendala administrasi jaminan kesehatan serta ketersediaan ruang perawatan. 

IMBAU MASYARAKAT JANGAN MUDAH TERANCANG INFORMASI TAK TERVERIFIKASI

Pihak Kodam IX/Udayana mengimbau masyarakat agar lebih cermat dalam menerima informasi yang beredar dan tidak mudah terpancing oleh konten yang belum melalui proses verifikasi.

Widi Rahman menekankan pentingnya menjaga kepercayaan publik terhadap tenaga kesehatan yang sedang menjalankan tugas kemanusiaan.

”Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku,” pungkasnya.***

Editor : Donny Tabelak
#video viral #rumah sakit #Kodam IX Udayana #bima #lsm