Radarbadung.jawapos.com– Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menghadirkan Program Pelatihan Vokasi Nasional Tahun 2026 sebagai langkah nyata meningkatkan kompetensi, produktivitas, disiplin, serta etos kerja masyarakat.
Program ini dirancang tidak hanya untuk mempersiapkan tenaga kerja siap pakai, tetapi juga mendukung mereka yang ingin berwirausaha.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menegaskan bahwa seluruh rangkaian program diselenggarakan secara gratis oleh pemerintah.
Inisiatif ini bertujuan memperkuat kompetensi angkatan kerja guna mewujudkan Sumber Daya Manusia (SDM) Unggul 2045.
“Kami mengedepankan konsep link and match, sehingga pelatihan yang diberikan sangat erat kaitannya dengan dunia usaha dan industri. Harapannya, lulusannya bisa langsung memenuhi tuntutan pasar kerja,” ucap Menko Airlangga dalam konferensi pers terkait program tersebut di Kantor Kemnaker, Jumat (27/2/2026).
Pada Batch 1 tahun ini, Kemnaker menyediakan sebanyak 20.000 kuota peserta. Secara keseluruhan, program yang akan digelar dalam tiga batch bertarget memberikan manfaat bagi lebih dari 70.000 peserta di seluruh Indonesia.
Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, menjelaskan bahwa pelatihan akan dilaksanakan serentak di 21 Unit Pelaksana Teknis (UPT) Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) serta 13 Satuan Pelayanan (Satpel) Kemnaker yang tersebar di berbagai daerah.
“Program ini terbuka untuk masyarakat yang berusia minimal 17 tahun dan sudah memiliki akun di platform SIAPkerja. Khusus untuk Batch 1, kami prioritaskan lulusan SMA/SMK/MA sederajat tahun 2023 hingga 2025 agar sesuai dengan kebutuhan spesifik pasar kerja dan memastikan efektivitas program,” ujar Menaker Yassierli.
Baca Juga: Kasus Kekerasan Seksual Siswi SMA di Belu, Advokat Benyamin Seran: Ini Hak-Hak Korban yang Harus Dijamin
Ia menambahkan, “Selain Program Pemagangan Nasional untuk lulusan perguruan tinggi, kini kami juga sediakan alternatif bagi lulusan SMA/SMK agar memiliki keterampilan yang dibutuhkan industri.”
Pendaftaran Dibuka Hingga 6 Maret
Pendaftaran Batch 1 dapat dilakukan melalui laman resmi skillhub.kemnaker.go.id mulai dari 23 Februari hingga 6 Maret 2026.
Tahapan selanjutnya yaitu seleksi pada 9–15 Maret 2026, pengumuman hasil pada 16 Maret 2026, dan pelatihan resmi dimulai pada 1 April 2026.
Bidang kejuruan yang tersedia mencakup Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), kewirausahaan, manufaktur, otomotif, pariwisata, serta konstruksi.
Di antaranya ada program pelatihan terkini seperti Internet of Things (IoT), instalasi panel surya, pengelasan, pengoperasian mesin CNC, otomasi industri, kendaraan listrik, cyber security, digital marketing, smart farming, hingga pengolahan pangan industri.
Peserta akan mendapatkan berbagai fasilitas, antara lain pelatihan dan makan siang gratis, bantuan uang transportasi, perlindungan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) melalui BPJS Ketenagakerjaan.
Selain itu, peserta juga akan menerima sertifikat pelatihan dari BPVP dan Sertifikat Kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).
Fasilitas asrama juga tersedia sesuai dengan kriteria dan ketersediaan tempat.***
Editor : Donny Tabelak