Radarbadung.jawapos.com- Ratusan warga Bakal Jemaat (Bajem) Gereja Imanuel Rindam IX/Udayana mengantar pendetanya, Pdt. Fison Sukanegara Hendri Bailaen, yang pindah tugas ke GPIB Bojonggede, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Rabu (26/3/2026).
Rombongan juga meliputi warga dari GPIB Maranatha Denpasar yang ikut meramaikan acara pengantaran ke Bogor.
Majelis Jemaat GPIB Bajem Tabanan Jacky Takuneno mengatakan, Pdt. Fison akan menjabat sebagai Ketua Majelis Jemaat (KMJ) di gereja baru.
"Kedekatannya dengan warga jemaat membuat banyak orang merasa kehilangan. Namun, beliau telah menyelesaikan tugasnya dan kini menjalankan perintah untuk pindah tugas," katanya.
Jemaat menyampaikan terima kasih atas pelayanan Pdt. Fison selama ini, terutama atas perjuangannya mencari lahan bagi GPIB Bajem Tabanan yang masih dalam proses pelembagaan.
"Pelayanannya sangat baik dan selalu bekerja sama dengan warga. Meskipun beliau pergi, semangat untuk mendapatkan lahan gereja akan terus kita lanjutkan," ujar Jacky didampingi jemaat Danson Imanuel Taloim dan Ketua Pencarian Lahan Gereja, Gustaf Sunbanu.
Di tempat terpisah, Komandan Rindam IX/Udayana, Brigadir Jenderal TNI, Anwar SH, beserta keluarga besar Rindam IX/Udayana menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada Pdt. Fison Sukanegara Hendri Bailaen S.S.i-Teol, atas dedikasi telah melayani sebagai Pendeta dan pelayanan firman di Gereja Imanuel Rindam IX/Udayana Tabanan.
Sebelumnya, Pdt. Fison bersama jemaat membangun Kedai Singasana di Ruko Bajem Tabanan, Jalan Ir. Soekarno No. 884, Dauh Peken, sebagai sarana menggalang dana untuk pembelian lahan gereja.
"Kedai ini adalah kerinduan bersama untuk mengumpulkan dana khusus untuk pengadaan lahan gereja GPIB di Tabanan," ujar Pdt. Fison, yang diamin mantan Ketua Persekutuan Kaum Bapak GPIB, Zakarias Funai.
"Dengan iman dan kerja sama satu hati, kita bangun kedai ini. Saya berharap kekompakan jemaat tetap terjaga dan upaya untuk mendapatkan lahan gereja bisa segera terealisasi. Kedai Singasana juga diharapkan bisa berkembang dan menjadi bagian dari perjuangan ini," tambahnya.
"Yang terpenting, lakukan pelayanan dengan segenap hati untuk Tuhan, bukan untuk manusia," pesannya.
Jemaat Bajem GPIB Tabanan berkomitmen untuk melanjutkan program yang telah dimulai Pdt. Fison, dengan keyakinan bahwa talenta dan kekuatan yang diberikan Tuhan akan membawa keberhasilan bagi upaya mendapatkan lahan gereja di Tabanan Bali.***
Editor : Donny Tabelak