Radarbadung.jawapos.com— Di tengah kepanikan warga akibat guncangan gempa Magnitudo 7,7 yang berpusat di Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, prajurit TNI bergerak cepat menanggapi situasi darurat.
Personel Kodim 1603/Sikka turun langsung membantu evakuasi pasien RSUD TC Hillers di Maumere ke lokasi yang dinilai lebih aman, sebagai langkah antisipasi mengingat potensi gempa susulan.
Proses pemindahan dilakukan dengan penuh kehati-hatian, khususnya bagi pasien yang membutuhkan penanganan medis khusus.
Prajurit TNI tidak hanya membantu memindahkan pasien, tetapi juga memastikan akses keluar-masuk rumah sakit tetap lancar.
Koordinasi dengan tenaga kesehatan dan instansi terkait dilakukan agar pelayanan medis tidak terhenti di tengah situasi darurat.
Gerak cepat ini merupakan bagian dari kesiapsiagaan Kodam IX/Udayana dalam menanggapi bencana.
Atas instruksi Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto, seluruh jajaran kewilayahan diminta terus memantau kondisi di lapangan dan segera memberikan bantuan sesuai kebutuhan masyarakat.
Kapendam IX/Udayana, Kolonel Inf Amrizal Nasution, menyampaikan seluruh personel di wilayah terdampak tetap disiagakan.
“Kami mengutamakan keselamatan masyarakat. Personel akan terus berada di lapangan untuk membantu proses evakuasi, pemantauan, dan kebutuhan lainnya sesuai situasi,” ujarnya.
Sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, BPBD, tenaga medis, dan unsur terkait menjadi kunci penanganan pascagempa.
Kondisi di lapangan masih memerlukan kewaspadaan tinggi mengingat potensi gempa susulan.
Kodam IX/Udayana mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak terpancing oleh informasi yang belum terverifikasi.
Warga diminta mengikuti perkembangan situasi dan arahan resmi dari BMKG serta pemerintah daerah.
“Yang terpenting masyarakat tetap tenang, waspada, dan mengikuti informasi resmi. Prajurit TNI akan terus membantu masyarakat bersama seluruh unsur terkait,” pungkasnya.***
Editor : Donny TabelakSumber : Radar Badung