Hanya 9 Bulan Tekuni Show Jumping
Radarbadung.jawapos.com — Kesibukan sebagai pemilik Raja Khayangan Klinik Bali tak menyurutkan semangat Satrio Wibowo menekuni olahraga berkuda cabang show jumping.
Hanya dalam waktu sembilan bulan, perjalanan yang dipenuhi latihan tanpa henti, jatuh bangun, dan ketekunan akhirnya membuahkan hasil membanggakan.
Satrio berhasil meraih tiga podium di ajang bergengsi The President Cup National Competition yang diselenggarakan di Jakarta, oleh The Hub Indonesia bekerja sama dengan PORDASI.
Debut di kompetisi tingkat nasional ini menjadi momen istimewa sekaligus pengalaman pertama mengikuti beberapa kelas yang sebelumnya belum pernah diikuti.
Di balik medali dan senyuman yang terlihat, terdapat ratusan jam latihan, kesalahan yang terus diperbaiki, rasa takut yang dihadapi, serta keyakinan untuk terus bangkit setiap kali terjatuh.
"Banyak orang mungkin menyebutnya keberuntungan, namun bagi saya, pencapaian ini adalah hasil dari kerja keras, disiplin, keberanian, dan tekad yang dibangun selama sembilan bulan terakhir," ujar Satrio.
Ketekunan, disiplin, keberanian, dan kerja keras selama sembilan bulan menjadi fondasi utama yang mengantarkan pada pencapaian ini.
Hasil yang diraih:
- 🥈 Juara 2 — Show Jumping 90 cm SPEED CLASS Open
- 🥈 Juara 2 — Show Jumping SJ 90 cm Open
- 🥉 Juara 3 — Show Jumping 100 cm SPEED CLASS Open
- 🏅 Peringkat 7 — SJ 75 cm SPEED CLASS Open
- 🏅 Peringkat 9 — Show Jumping 70 cm SPEED CLASS Open
Prestasi ini menjadi langkah awal yang membanggakan sekaligus motivasi untuk terus berkembang di dunia show jumping Indonesia.
Masih banyak hal yang ingin dipelajari, disempurnakan, dan ditaklukkan dalam perjalanan ke depan.
Satrio menyampaikan terima kasih kepada Coach Rahmat Andri atas bimbingan, kepercayaan, dan dedikasi yang tak pernah lelah diberikan selama proses latihan.
Apresiasi juga diberikan kepada Almor Stable beserta seluruh tim yang telah mempercayakan kuda Willow, serta kepada Royal Sport Horse Bali yang selama sembilan bulan menjadi tempat bertumbuh, belajar, bangkit, dan menjadi lebih kuat.
Perjalanan ini membuktikan bahwa setiap kejatuhan membawa pelajaran, setiap air mata melahirkan ketangguhan, dan setiap tantangan menghadirkan alasan baru untuk terus melangkah.***
Editor : Donny TabelakSumber : Radar Badung