Bali Gaya Hidup Hukum & Kriminal International Kuliner Nasional Pariwisata & Budaya Pendidikan Selebritas Sportiment Update Badung

Liburan Panjang, Tingkat Kunjungan ke Penglipuran Sedikit Menurun

Marsellus Nabunome Pampur • Sabtu, 3 Januari 2026 | 13:05 WIB
Ribuan pengunjung memadati obyek wisata desa Penglipuran setiap harinya.
Ribuan pengunjung memadati obyek wisata desa Penglipuran setiap harinya.
 
Radarbadung.jawapos.com- Kunjungan wisatawan ke Desa Tujuan Wisata Penglipuran, Kabupaten Bangli mengalami penurunan pada periode liburan hari raya Natal 2025 dan liburan Tahun Baru 2026.
 
Hal ini sebagaimana disampaikan oleh Kepala Pengelola obyek wisata desa Penglipuran, I Wayan Sumiarsa.
 
Dari data yang dihimpun pihak pengelola, kunjungan harian pada bulan Desember, khususnya pada tanggal 28 Desember berjumlah 5.403 pengunjung.
 
Jumlah ini terdiri dari 407 wisatawan asing dan 4.996 wisatawan domestik. Lalu sehari setelahnya, pada tanggal 29 Desember 2025, jumlah pengunjung harian sebanyak 4.979. Jumlah ini terbagi atas 339 wisatawan mancanegara dan 4.640 wisatawan domestik.
 
Sumiarsa menyebut, penurunan jumlah wisatawan yang berkunjung di periode liburan natal 2025 dan liburan tahun baru 2026 diprediksi menyentuh angka kurang lebih 5 persen.
 
”Penurunan hanya lima persen. Penurunan ini menurut kami juga tidak signifikan," katanya kepada Jawa Pos Radar Bali, Jumat (2/1).
 
Baca Juga: Dari Kasus Pengeroyokan Sadis di Bongan Tabanan, Keluarga Korban Minta Pelaku Segera Ditangkap
 
Lanjut Sumiarsa, pihaknya menduga menurunnya jumlah pengunjung ini ditengarai oleh beberapa faktor utama. Salah satu faktor yang paling mengaruhi adalah masalah cuaca. ”Kami melihat, ini lebih banyak karena faktor cuaca," ujarnya.
 
Curah hujan yang cukup tinggi di beberapa wilayah di Indonesia menurutnya membuat orang-orang jadi memutuskan untuk tak melakukan perjalanan wisata.
 
Meski pengalami penurunan jumlah kunjungan, pihak pengelola desa wisata Penglipuran, kabupaten Bangli tetap memberikan pelayanan maksimal.
 
Beberapa program yang disediakan oleh pengelola pun siap memanjakan mata para pengunjung.
 
Pengelola menawarkan sejumlah opsi saat berkunjung ke destinasi desa Penglipuran.
 
Para pengunjung tak hanya bisa merasakan indah dan sejuknya suasana desa, mereka juga bisa merasakan pengalaman baru melewati hutan bambu. 
 
Pengelola juga menyuguhkan sejumlah atraksi budaya bagi para pengunjung.
”Kami menawarkan hutan bambu sebagai atraksi tambahan. Terus, ada pula atraksi budaya setiap hari kepada wisatawan yang berkunjung pada saat libur panjang ini," tambahnya.
 
Guna meningkatkan kualitas pengunjung, pengelola juga menerapkan paket kunjungan bagi para wisatawan.***
Editor : Donny Tabelak
#desa penglipuran #budaya #kunjungan wisatawan menurun #bangli