Radarbadung.jawapos.com- Momen libur Imlek tahun 2026 yang bertepatan dengan bulan puasa membuat sejumlah Destinasi Taman Wisata (DTW) di Kabupaten Tabanan mengalami penurunan kunjungan wisatawan.
Kondisi ini terlihat jelas pada dua destinasi unggulan, yaitu Tanah Lot dan Ulun Danu Beratan.
Berdasarkan data resmi pengelola DTW Tanah Lot, Desa Beraban, Kediri Tabanan, jumlah wisatawan pada libur Imlek hanya mencapai 3.142 orang.
Angka ini bahkan lebih rendah dibandingkan akhir pekan sebelumnya, di mana Minggu (15/2) tercatat 3.364 orang dan Senin (16/2) sebanyak 3.338 orang.
Kepala Divisi Promosi dan Pengembangan DTW Tanah Lot, I Wayan Sanjaya Tampi, mengungkapkan bahwa tren penurunan ini juga terjadi jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2025.
"Tahun lalu jumlah wisatawan bisa mencapai sekitar 5.000 orang per hari, namun tahun ini agak lesu dengan angka 3.142 orang," ujarnya Rabu (18/2).
Sanjaya menjelaskan beberapa faktor yang diduga menjadi penyebab penurunan tersebut, antara lain cuaca buruk yang membuat banyak wisatawan menunda kunjungan, kebijakan efisiensi di sejumlah daerah, serta masuknya periode bulan puasa yang menjadi musim low season.
Hal serupa juga dialami DTW Ulun Danu Beratan.
Humas DTW Ulun Danu Beratan, I Made Sukarata, menyatakan bahwa biasanya pada libur Imlek kunjungan bisa mencapai 1.800-2.000 orang, namun tahun ini hanya mencapai 1.200 orang.
"Penurunan cukup signifikan, salah satu penyebab utama adalah cuaca buruk yang sering hujan," tandasnya.
Meskipun mengalami penurunan, pengelola tetap optimistis bahwa kunjungan wisatawan akan kembali meningkat menjelang musim liburan Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri yang akan datang.***