Radarbadung.jawapos.com– Menyambut ajang bergengsi Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-48 yang akan digelar pertengahan tahun ini, Pemerintah Kota Denpasar terus mematangkan persiapan para duta seni daerah.
Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, turun langsung meninjau sekaligus memberikan pembinaan kepada Sekaa Palegongan Klasik Waja Swara di lingkungan Banjar Wangaya Kaja, Desa Dauh Puri Kaja, Kecamatan Denpasar Utara, Kamis (7/5).
Kegiatan yang berlangsung di Jaba Tengah Pura Pasek tersebut dilaksanakan untuk memastikan kesiapan grup seni yang akan mewakili Kota Denpasar tampil di pentas utama Taman Budaya Provinsi Bali, mulai 13 Juni hingga 11 Juli 2026 mendatang.
Turut hadir dalam kesempatan tersebut Ketua DPRD Kota Denpasar I Gusti Ngurah Gede, Anggota DPRD Provinsi Bali I Gusti Ngurah Gede Marhaendra Jaya dan Anak Agung Gede Agung Suyoga, Ketua Komisi I DPRD Kota Denpasar I Ketut Suteja Kumara Putra, serta Tim Konsultan Seni Kota Denpasar.
Dalam arahannya, Walikota Jaya Negara memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh penabuh, penari, pembina, dan koordinator sekaa atas latihan yang dilaksanakan secara serius dan berkesinambungan.
Menurutnya, semangat para seniman muda dalam menjaga warisan leluhur menjadi kekuatan utama Denpasar untuk tetap memiliki identitas budaya yang kuat.
“Komitmen para seniman muda dalam menjaga warisan seni tradisi menjadi kekuatan penting bagi Kota Denpasar dalam mempertahankan identitas budaya Bali di tengah perkembangan zaman,” ujar Jaya Negara.
Sementara itu, Tim Konsultan Seni Kota Denpasar, I Nyoman Astita, menilai perkembangan yang dicapai Sekaa Palegongan Klasik Waja Swara sangat membanggakan.
Kehadiran kembali seni palegongan di wilayah ini dinilai sebagai kabar baik bagi ekosistem seni budaya di Denpasar.
“Secara struktur, olah rasa pada tabuh palegongan ini sudah sangat masuk. Tinggal bagaimana para penabuh mengekspresikan pembawaan dan penampilan nanti agar bisa tampil maksimal saat hari H di PKB,” ungkap Astita memberikan catatan evaluasi.
Senada dengan itu, Koordinator Sekaa, I Made Kristi Artawan, memastikan seluruh anggota terus mematangkan kemampuan melalui latihan rutin.
Targetnya jelas, ingin memberikan penampilan terbaik dan mengharumkan nama Kota Denpasar di ajang seni budaya tahunan terbesar di Pulau Dewata tersebut.***
Editor : Donny Tabelak