Bali Gaya Hidup Hukum & Kriminal International Kuliner Nasional Pariwisata & Budaya Pendidikan Selebritas Sportiment Update Badung

Datangkan Agen Perjalanan India ke Badung, Cara Hemat Kenalkan Bali ke Dunia

Marsellus Nabunome Pampur • Minggu, 17 Mei 2026 | 11:44 WIB
Puluhan pelaku usaha biro perjalanan asal India terlihat berkunjung dan berkeliling di kawasan Pura Taman Ayun, Mengwi, Badung, dalam rangka pengenalan potensi wisata dan budaya Bali. (Foto Marsellus Pampur) 
 
Puluhan pelaku usaha biro perjalanan asal India terlihat berkunjung dan berkeliling di kawasan Pura Taman Ayun, Mengwi, Badung, dalam rangka pengenalan potensi wisata dan budaya Bali. (Foto Marsellus Pampur)   

Radarbadung.jawapos.com– Sebanyak 70 pelaku usaha biro perjalanan asal India mengunjungi objek wisata Pura Taman Ayun, Mengwi, Badung, pada Rabu (13/5) lalu.

Kedatangan mereka merupakan bagian dari strategi promosi pariwisata yang digagas Dinas Pariwisata Kabupaten Badung.

Di lokasi, rombongan disambut langsung oleh Pelingsir Puri Ageng Mengwi yang kini telah dinobatkan sebagai Ida Cokorda Mengwi XIII, Anak Agung Gde Agung, beserta jajaran Dinas Pariwisata Badung.
 
Dalam kunjungan tersebut, para agen perjalanan tidak hanya disuguhi jamuan makan malam dan pertunjukan seni tari, tetapi juga diperkenalkan secara mendalam mengenai nilai budaya dan sejarah Pura Taman Ayun sebagai salah satu warisan situs penting di Bali.
 
Anak Agung Gde Agung mengapresiasi langkah yang diambil pemerintah Kabupaten Badung, khususnya Dinas Pariwisata.

Menurutnya, strategi mendatangkan pelaku industri pariwisata ke lokasi wisata dianggap jauh lebih efektif dan efisien dibandingkan melakukan promosi keliling ke luar negeri dengan biaya besar.
 
“Kami sangat mengapresiasi langkah Kabupaten Badung, khususnya Dinas Pariwisata. Mereka mengubah pola promosi yang ada. Dulu, promosi harus dilakukan dengan pergi ke luar negeri yang biayanya cukup tinggi. Kini, kita bersyukur justru para pelaku perjalanan yang mau didatangkan ke sini. Ada sekitar 70 orang, semuanya adalah pelaku bisnis perjalanan yang berpotensi membawa wisatawan,” ujar Anak Agung Gde Agung saat ditemui di lokasi kegiatan.
 
Ia menambahkan, strategi ini dinilai sangat tepat, mengingat India merupakan salah satu negara penyumbang kedatangan wisatawan mancanegara terbesar ke Bali.

Dengan mengenalkan pesona Bali secara langsung kepada para agen perjalanan ini, diharapkan mereka akan mempromosikan dan memasarkan keindahan serta keunikan Bali secara lebih gencar kepada masyarakat di negara asalnya.
 
Meski menyambut baik upaya peningkatan kunjungan wisatawan, Raja Mengwi ini juga mengingatkan pemerintah daerah untuk terus memaksimalkan kualitas pelayanan dan infrastruktur.

Ia menyoroti tiga tantangan utama yang harus diperbaiki: kemacetan lalu lintas, penanganan sampah, dan nilai tukar mata uang.
 
“Masalah kemacetan sangat terasa, tamu merasa waktu mereka terbuang sia-sia di jalan. Lalu persoalan sampah yang harus diselesaikan sebaik mungkin. Tantangan ketiga adalah nilai tukar mata uang dolar. Jika dilihat dari sisi ekonomi, nilai tukar yang ada justru menguntungkan wisatawan yang berkunjung ke sini. Hal ini harus kita manfaatkan sebaik mungkin, dan menjadi perhatian bersama,” tegasnya.
 
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Badung, Anak Agung Putri Mas Agung menjelaskan, saat ini pihaknya sedang gencar menyasar pasar wisata dari kawasan Timur Tengah.

Selain itu, negara-negara yang kondisinya relatif aman dan jauh dari dampak konflik geopolitik juga menjadi prioritas utama.
 
“Ke depan, kami juga melihat potensi besar dari pasar China. Pergerakan kunjungan dari India maupun China memang kadang naik turun, namun tetap menjadi fokus kami. Nantinya, kami berencana menjalin kerja sama atau nota kesepahaman (MOU) dengan sejumlah negara untuk meningkatkan volume kunjungan wisatawan,” ungkapnya.
 
Ia menambahkan, meski belum melakukan penandatanganan MOU khusus dengan 70 agen perjalanan asal India yang baru saja berkunjung, pihaknya berharap kedatangan mereka dapat memberikan dampak positif yang nyata bagi pariwisata Badung.

Terutama dalam upaya pemerintah meratakan sebaran kunjungan wisatawan yang selama ini terpusat di kawasan Badung Selatan.

Melalui kunjungan ini, para pelaku wisata diharapkan juga mengenal dan mempromosikan destinasi di kawasan Utara dan Barat Badung, salah satunya adalah Pura Taman Ayun di Mengwi.***

 

Editor : Donny Tabelak
#bali #bisnis #india #pariwisata #taman ayun