Radarbadung.jawapos.com– Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Pariwisata terus menunjukkan komitmennya mendukung perkembangan ekonomi kreatif dengan menyelenggarakan Lomba Foto, Video, dan Pameran Kreatif Denpasar Tahun 2026.
Ajang ini mendapat sambutan antusias dari para fotografer dan sineas yang menampilkan karya-karya berkualitas tinggi, sebagaimana terlihat pada pembukaan pameran, Kamis (28/5).
Kegiatan ini menjadi wadah ekspresi sekaligus sarana kolaborasi bagi insan fotografi dan videografi.
Peserta diajak menampilkan karya terbaik yang mengangkat berbagai aspek kota, mulai dari potensi budaya, pariwisata, kehidupan masyarakat, perkembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), hingga semangat kreativitas Denpasar sebagai kota kreatif yang berakar kuat pada nilai budaya.
Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Bidang Pengembangan Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata Kota Denpasar, Anak Agung Ngurah Mahendra Putra, saat membuka Pameran Foto Denpasar Kreatif 2026 di Ruang Pameran Gedung Dharma Negara Alaya (DNA) Lumintang.
Dalam kesempatan yang sama, dilakukan pula penyerahan piala kepada para pemenang lomba foto dan video.
Ngurah Mahendra menjelaskan bahwa subsektor fotografi dan perfilman terus mengalami pertumbuhan yang signifikan.
Oleh karena itu, kehadiran pemerintah diperlukan untuk memberikan ruang apresiasi sekaligus mendorong lahirnya talenta muda yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
“Ini bukan sekadar lomba, melainkan media untuk membangun ekosistem kreatif yang produktif dan berkelanjutan. Melalui karya foto dan video, kami ingin memperlihatkan wajah Denpasar yang dinamis, kreatif, namun tetap memegang teguh warisan budaya,” ujarnya.
Seluruh karya peserta telah melalui proses kurasi dan penilaian yang ketat oleh dewan juri yang berkompeten di bidangnya, yang terdiri dari fotografer profesional, praktisi media, sineas, akademisi, dan pelaku industri kreatif.
Tingginya antusiasme peserta menjadi bukti bahwa minat masyarakat terhadap seni visual semakin berkembang.
Selain memberikan penghargaan, kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat jejaring antar pelaku kreatif sekaligus menjadi sarana promosi pariwisata kota melalui konten yang inspiratif dan berkualitas.
Puncak acara ditandai dengan dibukanya pameran 50 karya foto terbaik dan pemutaran video kreatif dari para pemenang, mulai dari juara utama hingga juara harapan, di ruang diskusi Gedung DNA.
“Dengan terselenggaranya kegiatan ini, kami berharap ekosistem ekonomi kreatif di Denpasar semakin maju dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah,” pungkasnya.
Sementara itu, salah seorang juri lomba foto, Aji Maharesi, menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah yang telah menyediakan wadah bagi kreativitas masyarakat.
Ia juga mengapresiasi seluruh peserta, terutama para pemenang dan pemilik 50 karya terbaik yang dipamerkan mulai 27 Mei hingga 7 Juni mendatang di Gedung DNA.
Ia menjelaskan tahapan pelaksanaan kegiatan: pendaftaran dibuka pada 6–20 April 2026, pengambilan karya berlangsung sepanjang April hingga Mei 2026, proses kurasi dan penjurian dilakukan 8–14 Mei, dan pengumuman pemenang disampaikan pada 15 Mei 2026.
Menurutnya, tantangan terberat bagi seorang fotografer justru terletak pada proses memilih karya terbaiknya untuk diikutsertakan.
“Sering kali karya yang tidak terpilih justru memiliki nilai seni yang tinggi. Ingatlah, menang bukanlah segalanya, melainkan sebuah bonus,” katanya.
Dari total 350 karya yang masuk, dilakukan penyaringan bertahap menjadi 100, kemudian 80, lalu 50, dan akhirnya diseleksi menjadi 20 karya.***
Editor : Donny Tabelak