Bali Gaya Hidup Hukum & Kriminal International Kuliner Nasional Pariwisata & Budaya Pendidikan Selebritas Sportiment Update Badung

Karnaval Pancasila Kembali Digelar di Denpasar, Gabungkan Seni Budaya Nusantara

Adrian Suwanto • Selasa, 2 Juni 2026 | 07:36 WIB
Parade yang menampilkan beragam kekayaan seni dan budaya Nusantara di Denpasar. (Foto Adrian Suwanto)
Parade yang menampilkan beragam kekayaan seni dan budaya Nusantara di Denpasar. (Foto Adrian Suwanto)

Radarbadung.jawapos.com– Dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila, Yayasan Rumah Kebangsaan dan Kebhinekaan (disingkat Rumah KAKEK) kembali menggelar Karnaval Pancasila.

Parade yang menampilkan beragam kekayaan seni dan budaya Nusantara ini akan dimulai dari Lapangan Puputan Badung I Gusti Ngurah Made Agung dan berakhir di kawasan Art Center Denpasar.

Kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan rasa persatuan dan kesatuan, terutama di kalangan generasi muda.

Karnaval ini akan menampilkan rangkaian atraksi menarik, antara lain pawai busana adat dari berbagai daerah, pengibaran dan pengarakkan Bendera Merah Putih, serta pertunjukan tari baris yang mengawal patung Garuda Pancasila.

Tak ketinggalan, akan ada pula karnaval khusus siswa sekolah dasar yang mengendarai sepeda hias bergambar lambang Garuda Pancasila.

Ketua Umum Rumah KAKEK, Ketut Udi Prayudi, menyebutkan bahwa kegiatan ini merupakan satu-satunya karnaval sejenis yang diselenggarakan di Indonesia.

“Sepengetahuan kami, baik setelah melakukan penelusuran maupun bertanya kepada instansi Kesatuan Bangsa dan Politik tingkat provinsi maupun kota, belum ada kegiatan serupa yang mengarak lambang Garuda pada peringatan Hari Lahir Pancasila,” ujarnya, Senin (1/6).

Menurutnya, karnaval ini dirancang sebagai gerakan kolaborasi yang memadukan semangat nasionalisme dengan kekayaan seni dan budaya tradisional.

Sebagai contoh, ditampilkan tradisi khas Bali seperti tari baris tombak, serta keikutsertaan berbagai komunitas dari daerah lain, antara lain Komunitas Minang Saiyo, Barongsai, hingga Reog Ponorogo.

“Kami menggabungkan kekhasan seni budaya Bali dengan nilai-nilai semangat Pancasila. Harapannya, nilai-nilai luhur tersebut dapat terwujud dan teraktualisasi dalam kehidupan sehari-hari kita semua,” jelasnya.

Kegiatan ini juga melibatkan ratusan peserta dari berbagai latar belakang.

Di antaranya mahasiswa yang berasal dari berbagai daerah seperti Bali, Sumba, Papua, Maluku, dan Sumatera Utara, yang akan tampil mengenakan busana khas daerah asalnya masing-masing.

Akan ada pula penampilan peserta yang berpakaian menyerupai tokoh proklamator.

Secara keseluruhan, diperkirakan akan ada sekitar seribu orang yang terlibat dalam pawai ini, yang di antaranya akan diarak menggunakan kereta kencana menuju titik akhir rute.

Hingga saat ini, Karnaval Pancasila telah diselenggarakan sebanyak tiga kali.

Pihak penyelenggara berharap kegiatan ini dapat terus berlanjut sebagai agenda tahunan, sekaligus menjadi sarana mempererat rasa persaudaraan antargenerasi muda dari berbagai penjuru tanah air.

“Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama gotong royong antara Rumah Kebangsaan, pemerintah, Badan Eksekutif Mahasiswa, organisasi kemasyarakatan, dan pihak lainnya. Kami berharap melalui pertemuan langsung ini, anak muda dari Bali, Sumba, Jawa, Madura, Dayak, dan daerah lainnya dapat saling mengenal dan tumbuh rasa kebersamaan,” pungkasnya.***

Editor : Donny Tabelak
#karnaval #pancasila #nusantara #budaya #denpasar