Radarbadung.jawapos.com– Manajemen Daya Tarik Wisata (DTW) Tanah Lot memastikan penyelenggaraan Tanah Lot Art and Food Festival VII akan tetap berlangsung tahun ini.
Agenda tahunan ini ditargetkan mampu mendongkrak jumlah kunjungan wisatawan sekaligus memperkenalkan daya tarik kawasan kepada mereka yang belum pernah berkunjung.
Manager Operasional DTW Tanah Lot, I Wayan Sudiana, menjelaskan acara akan digelar selama tiga hari pada akhir Agustus mendatang.
Pengunjung akan disuguhi penampilan seniman lokal Bali, pertunjukan musik, tari tradisional, parade seni budaya seperti Gebogan dan Joget Bumbung, serta berbagai hiburan yang menampilkan kekayaan kreativitas masyarakat setempat.
“Selain sebagai ruang apresiasi seniman, festival ini juga menjadi wadah promosi kuliner dan ekonomi kreatif agar manfaatnya langsung dirasakan warga sekitar,” ujar Sudiana, Senin (27/7).
Penyelenggaraan akan melibatkan puluhan UMKM dan pelaku seni dari wilayah Kecamatan Kediri, khususnya warga Desa Beraban dan sekitarnya.
Pihaknya optimis dapat menarik 7.000 hingga 8.000 pengunjung, mengingat rata-rata kunjungan harian saat ini mencapai 2.500–3.000 orang.
“Di tengah pemulihan pariwisata Bali, kami berharap festival ini bisa mendongkrak kunjungan sekaligus menggerakkan ekonomi warga sekitar. Konsep tetap kami jaga agar kental dengan identitas budaya lokal,” tegasnya.
Penyelenggaraan yang aman, nyaman, dan berkesan didukung penuh oleh pemerintah daerah, masyarakat adat, pelaku pariwisata, serta para pemangku kepentingan terkait.***
Editor : Donny TabelakSumber : Radar Badung