Radarbadung.jawapos.com– Tidak semua Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri di Bali berhasil mencapai target keterisian kuota pada Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahap I.
Hasil seleksi jalur afirmasi, mutasi, dan prestasi untuk Tahun Ajaran 2026/2027 telah diumumkan secara resmi pada Senin (29/6) sore.
Selanjutnya, pendaftaran untuk jalur domisili akan dibuka mulai 30 Juni hingga 2 Juli 2026.
Kepala UPTD Balai Pengembangan Teknologi Pendidikan (BP Tekdik) Disdikpora Bali, I Komang Agus Kariasa, menyatakan sejumlah sekolah masih mencatat tingkat keterisian di bawah 40 persen dari total daya tampung.
Berdasarkan data yang dimiliki, tercatat ada 11 SMA Negeri yang masuk kategori tersebut.
Sisa kuota yang belum terisi akan dialihkan dan ditambahkan ke alokasi jalur domisili pada tahap berikutnya.
Berikut rincian sekolah dan kuotanya:
- SMA Negeri 2 Gerokgak: Daya tampung 163, terisi 65 (39,88%), sisa 98 kursi
- SMA Negeri 1 Penebel: Daya tampung 163, terisi 64 (39,26%), sisa 99 kursi
- SMA Negeri Satu Atap Nusa Penida: Daya tampung 140, terisi 52 (37,14%), sisa 88 kursi
- SMA Negeri 1 Banjarangkan: Daya tampung 163, terisi 47 (28,83%), sisa 116 kursi
- SMA Negeri 1 Kintamani: Daya tampung 234, terisi 64 (27,35%), sisa 170 kursi
- SMA Negeri 1 Baturiti: Daya tampung 140, terisi 38 (27,14%), sisa 102 kursi
- SMA Negeri 1 Petang: Daya tampung 234, terisi 57 (24,36%), sisa 177 kursi
- SMA Negeri 3 Mengwi: Daya tampung 140, terisi 30 (21,43%), sisa 110 kursi
- SMA Negeri 1 Sukasada: Daya tampung 280, terisi 51 (18,21%), sisa 229 kursi
- SMA Negeri 1 Kerambitan: Daya tampung 280, terisi 31 (11,07%), sisa 249 kursi
- SMA Negeri 1 Marga: Daya tampung 280, terisi hanya 6 siswa (2,14%), sisa 274 kursi.
Agus menjelaskan bahwa kondisi ini justru membuka peluang bagi calon murid yang belum lolos seleksi tahap pertama untuk mendaftar kembali.
“Sesuai jadwal, pendaftaran jalur domisili dibuka mulai 30 Juni hingga 2 Juli 2026, dan hasil seleksinya akan diumumkan pada 9 Juli 2026,” pungkasnya.***
Editor : Donny Tabelak