Relokasi ke Karangasem, Satu Siswa Sekolah Rakyat Tabanan Mundur karena Jarak

Juliadi Radar Bali • Dipublikasikan Minggu, 2 Agustus 2026 | 15:05 WIB
Suasana siswa Sekolah Rakyat di Sentra Mahatmiya, Tabanan saat menyambut kedatangan Presiden Prabowo pada bulan Juni lalu.(Foto Juliadi)
Suasana siswa Sekolah Rakyat di Sentra Mahatmiya, Tabanan saat menyambut kedatangan Presiden Prabowo pada bulan Juni lalu.(Foto Juliadi)

Dipastikan Tidak Putus Sekolah, Pindah ke SMP Asal

Radarbadung.jawapos.com– Menjelang pemindahan lokasi Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 17 Sentra Mahatmiya Tabanan ke Kecamatan Kubu, Karangasem, satu siswa menyatakan mengundurkan diri.

Siswa asal Desa Tunjuk, Kecamatan Tabanan itu memilih berhenti karena lokasi sekolah baru dinilai terlalu jauh dari tempat tinggal keluarganya.

Kepala SRMP 17, I Putu Jaya Negara, memastikan siswa tersebut tidak putus sekolah.

“Satu murid kami mengundurkan diri hari ini, namun sudah diterima di SMPN 4 Tabanan,” ujarnya, Kamis (30/7).

Dengan mundurnya satu siswa, jumlah peserta didik kini tercatat 306 orang, termasuk 73 siswa pindahan.

Jaya Negara menjelaskan, sebagian besar siswa masih dalam masa penyesuaian dengan lingkungan asrama di Karangasem.

“Ada yang menangis rindu rumah, terutama yang baru bergabung. Namun ada juga yang sudah betah karena sebelumnya pernah mengikuti pendidikan berasrama,” katanya.

Pihak sekolah mengatur waktu komunikasi dengan keluarga setiap hari pukul 19.00–21.00 Wita setelah makan malam.

Siswa juga diberi izin cuti maksimal dua hari untuk keperluan keluarga yang mendesak agar tidak mengganggu proses belajar.***

Editor : Donny Tabelak
Sumber : Radar Badung
sekolah Rakyat tabanan smp karangasem presiden prabowo subianto