Duh! Karena Kecerobohan Administrasi Buat Ratusan Siswa Kehilangan Hak Bantuan Rp275 Juta

Ni Kadek Novi Febriani • Dipublikasikan Selasa, 4 Agustus 2026 | 13:12 WIB
Rapat kerja Komisi IV DPRD Provinsi Bali bersama Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Provinsi Bali di Gedung DPRD Bali, Denpasar, Senin (3/8) kemarin.(Foto Ni Kadek Novi Febriani)
Rapat kerja Komisi IV DPRD Provinsi Bali bersama Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Provinsi Bali di Gedung DPRD Bali, Denpasar, Senin (3/8) kemarin.(Foto Ni Kadek Novi Febriani)

DPRD Bali Minta Disdikpora Segera Evaluasi Kinerja Sekolah

Radarbadung.jawapos.com– Nasib malang menimpa 169 siswa SMAN 2 Banjar, Buleleng.

Bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) tahun 2025 senilai total Rp275,4 juta dipastikan hangus dan tidak bisa dicairkan.

Kegagalan ini murni akibat kelambatan serta kekacauan dalam pengurusan administrasi aktivasi rekening.

Masalah ini terungkap dalam rapat kerja Komisi IV DPRD Bali dengan Disdikpora Provinsi Bali, Senin (3/8).

Bantuan tersebut seharusnya diterima oleh 153 siswa aktif dan 16 siswa yang telah lulus, masing-masing berhak mendapatkan Rp1,8 juta per tahun.

Kendala bermula dari lambatnya pengumpulan dokumen seperti Kartu Keluarga dan KTP untuk pembukaan rekening kolektif di Bank BNI.

Sekolah mengaku sudah menyebar pengumuman sejak akhir Januari 2026, namun banyak siswa yang merespons lambat.

Padahal tenggat waktu pengumpulan berkas adalah 13 Maret 2026.

Padahal sekolah baru berkonsultasi ke Bank BNI Cabang Seririt pada 16 Maret dan menyadari batas waktu sudah lewat.

Kecerobohan terulang pada Juli 2026, saat data 16 siswa lulus baru diterima sekolah, padahal batas aktivasi rekening mereka sudah ditutup sejak 30 Juni.

Ketua Komisi IV DPRD Bali I Nyoman Suwirta mendesak Disdikpora segera mengevaluasi kinerja sekolah, mengingat dana dari pemerintah pusat tersebut tidak dapat dirapel.

“Ini hak siswa kurang mampu, jangan sampai hilang karena kelalaian birokrasi,” tegasnya.

Ia menyarankan sekolah membuat sistem pengingat jadwal pemberkasan serta memastikan akurasi data siswa agar kejadian serupa tidak terulang.***

Editor : Donny Tabelak
Sumber : Radar Badung
program Indonesia pintar bantuan hangus dprd bali SMAN 2 Banjar Disdikpora Bali