Bali Gaya Hidup Hukum & Kriminal International Kuliner Nasional Pariwisata & Budaya Pendidikan Selebritas Sportiment Update Badung

Bapak-Bapak Komunitas Motor Bali Bikin Band Rock, Rilis Lagu 'Ogar Ogar Ogoh Ogoh'

Marsellus Nabunome Pampur • Sabtu, 14 Maret 2026 | 18:12 WIB

 Keempat personel Trabasenja saat merilis single Ogar Ogar Ogoh Ogoh.
Keempat personel Trabasenja saat merilis single Ogar Ogar Ogoh Ogoh.

Radarbadung.jawapos.com- Anggota komunitas motor Trail Club Adventure (TCA) asal Yang Batu, Batubulan, Gianyar membentuk band rock bernama Terabasenja dengan membawa nuansa Bali dalam karya musiknya.

Baru-baru ini, keempat personel yang juga merupakan bapak-bapak rumah tangga merilis single bertajuk Ogar Ogar Ogoh Ogoh beserta video klipnya pada Kamis (12/3) untuk meramaikan perarakan Ogoh-Ogoh jelang Nyepi.

Terabasenja beranggotakan Komang Agus (vokal), Gung Ngurah (bass), Cokde Kagawa (drum), dan Gung Eka Poglax (gitar).

Poglax sendiri juga merupakan gitaris band rock ternama asal Bali, Scared of Bums (SOB).

Meski baru berdiri beberapa tahun, band ini menunjukkan produktivitas yang cukup tinggi.

Lagu Ogar Ogar Ogoh Ogoh mengangkat semangat tradisi Ogoh-Ogoh yang menjadi wadah kreativitas anak muda di berbagai banjar Bali menjelang malam Pengerupukan.

"Tradisi ogoh-ogoh sangat hidup di masyarakat. Kami ingin merespons semangat itu lewat musik rock yang dekat dengan kami, tetapi tetap membawa nuansa Bali di dalamnya," ujar Eka Poglax kepada awak media.

Keunggulan lagu ini terletak pada perpaduan riff gitar rock dengan aksen gamelan Bali yang diaransemen Tut Nyong.

Unsur gamelan tidak hanya berperan sebagai ornamen, melainkan menjadi bagian dari lapisan ritmis yang memberi karakter ritualistik pada komposisi musik.

Proses pembuatan lagu berlangsung relatif cepat, hanya memakan waktu sekitar satu bulan mulai dari penulisan lirik hingga rekaman.

Bahkan para personel tidak menyangka proyek ini akan berkembang hingga pembuatan video klip dan konferensi pers.

"Awalnya hanya membuat lagu, lalu berkembang menjadi video klip dan akhirnya ada press conference seperti ini," ungkap Eka.

Drummer Cokde Kagawa menambahkan bahwa produksi video klip menjadi pengalaman baru yang berkesan bagi band.

Disebutkan bahwa pembentukan band oleh mereka yang sudah tidak lagi muda bertujuan untuk "meracuni" anak muda dengan semangat kreativitas.

"Banyak anak muda yang bertalenta di musik tapi belum bisa menunjukkannya. Kami ingin memberi motivasi agar mereka bisa berkreasi di dunia musik atau seni," tandasnya.***

Editor : Donny Tabelak
#seni #gianyar #komunitas motor #band rock #ogoh ogoh