Bali Gaya Hidup Hukum & Kriminal International Kuliner Nasional Pariwisata & Budaya Pendidikan Selebritas Sportiment Update Badung

Bali United Vs PSIM Yogyakarta, Coach Johnny Jansen: Kami Sudah Siap Menang

I Wayan Widyantara • Sabtu, 20 September 2025 | 22:05 WIB

 

Pelatih kepala Bali United, Johnny Jansen mengaku timnya siap menang dalam laga melawan PSIM Yogyakarta Sabtu malam nanti.
Pelatih kepala Bali United, Johnny Jansen mengaku timnya siap menang dalam laga melawan PSIM Yogyakarta Sabtu malam nanti.
 
Radarbadung.jawapos.com- Bali United bersiap menjamu PSIM Yogyakarta dalam lanjutan pekan ke-6 BRI Super League 2025/2026, Sabtu malam (20/9/2025) di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali.
 
Laga yang akan digelar pukul 20.00 WITA ini diprediksi berlangsung sengit, dengan kedua tim tengah berburu konsistensi performa di awal musim.
 
Dalam sesi konferensi pers jelang laga, Jumat kemarin (19/9), pelatih kepala Bali United, Johnny Jansen dan penjaga gawang Mike Hauptmeijer menegaskan kesiapan tim Serdadu Tridatu.
 
Keduanya menyebut tim dalam kondisi yang baik secara fisik dan mental, serta optimistis bisa meraih tiga poin di hadapan pendukung sendiri.
 
Coach Johnny menilai persiapan tim sejauh ini sangat positif, termasuk evaluasi dari hasil pertandingan sebelumnya.
 
Baca Juga: Heboh, Instruksi Gubernur Bali bagi Seluruh Guru Wajib Donasi untuk Korban Banjir
 
”Saya pikir kami memiliki persiapan yang bagus. Kami puas dengan perkembangan tim, terutama setelah hasil imbang 1-1 (lawan Persija) dan kemenangan sebelumnya. Itu memberikan kepercayaan diri,” ujarnya.
 
Pelatih asal Belanda ini menekankan pentingnya analisis terhadap permainan PSIM dan menyesuaikan strategi berdasarkan kekuatan lawan.
 
Selama seminggu terakhir, skuad Bali United menjalani sesi latihan intensif, termasuk latihan taktik di pantai dan analisis video pertandingan PSIM.
 
”Kami melihat pertandingan-pertandingan PSIM, membahasnya dengan tim, dan mengimplementasikannya di latihan. Semua pemain menunjukkan respons yang baik. Jadi kami punya perasaan positif untuk pertandingan besok,” tambahnya.
 
Sementara itu, Mike Hauptmeijer menyoroti pentingnya kolaborasi antar lini dalam menghadapi PSIM, bukan hanya bertumpu pada penyelamatan kiper.
 
”Saya tidak peduli berapa banyak penyelamatan yang saya buat, yang terpenting adalah menang. Kami sudah siap untuk itu,” ujar Mike.
 
Baca Juga: Kurir Narkoba dari Tabanan Ditangkap Polda Bali, Bawa Sabu dan Ekstasi Senilai Rp 2,5 Miliar
 
Mike mengakui bahwa pertandingan sebelumnya melawan tim kuat seperti Persija menjadi bahan evaluasi besar bagi lini belakang Bali United.
 
Setelah sempat kebobolan lima gol, timnya mulai menunjukkan perbaikan dengan hanya kebobolan satu gol di laga terakhir.
 
”Ada peningkatan di sektor pertahanan. Sekarang fokus kami adalah bagaimana mencetak gol lebih banyak. Itu tanggung jawab para penyerang, dan kami bantu mereka lewat simulasi-simulasi situasi di latihan,” jelasnya.
 
Ketika ditanya mengenai kritik terhadap produktivitas gol Bali United yang masih minim, Coach Johnny tidak menampik hal tersebut. Namun, ia menilai situasi masih dalam proses perbaikan.
 
”Kami memang harus mencetak lebih banyak gol. Kami punya penyerang, dan mereka tahu tanggung jawabnya. Kami bantu mereka dengan skenario latihan agar bisa lebih tajam di depan gawang,” katanya.
 
Baca Juga: Resort Mewah Dibangun di Karangasem dengan Dana Rp 1 Triliun, Gubernur Bali Wayan Koster Ngaku Tak Tahu
 
Ia juga membela keputusan taktis tim, termasuk pilihan pemain, seperti gelandang bertahan,Tim Receveur yang beberapa kali diplot sebagai bek tengah.
 
Keputusan ini sempat dipertanyakan karena peran ganda Tim dan minimnya menit bermain Karel, pemain muda yang lebih banyak bersama tim nasional.
 
”Tim bisa bermain sebagai bek tengah maupun gelandang. Kami pilih memainkan dia sebagai bek tengah karena butuh stabilitas. Soal Kadek Arel, dia lebih banyak dengan timnas, jadi waktu adaptasinya dengan kami masih terbatas,” terang Johnny.
 
Bali United tercatat sempat menang 6-0 atas PSIM dalam laga pramusim. Namun Coach Johnny dan Mike kompak menolak jemawa.
 
Menurut mereka, PSIM adalah tim yang punya sejumlah pemain berbahaya dan bisa saja tampil mengejutkan.
 
Baca Juga: Jarang Pulang, Polisi Digerebek Istri Sedang Asyik Berduaan dengan Wanita Lain di Kamar Kos
 
”Kami sudah analisis PSIM. Mereka punya beberapa pemain yang sangat cepat dan mampu menciptakan peluang. Jadi kami tidak akan menganggap remeh. Kami harus tampil dengan karakter kami sendiri dan mengambil kendali permainan sejak awal,” tegas Mike.
 
Laga ini diprediksi berlangsung ketat. Bermain di kandang sendiri dengan dukungan penuh suporter, Bali United lebih diunggulkan.
 
Namun PSIM bukan lawan yang bisa dipandang sebelah mata, apalagi jika melihat tren kejutan yang sering mereka buat di musim ini.
 
Kemenangan akan sangat berarti bagi Bali United untuk merangsek ke papan atas klasemen sementara di Super League 2025/2026.
 
Saat ini, tim asuhan Johnny Jansen masih berjuang menemukan konsistensi setelah sempat terseok di awal musim.***
Jaksa Agung Republik Indonesia, ST Burhanuddin dan Kajati Bali Dr. Ketut Sumedana, SH tampak ceria disambut para jaksa di Renon Denpasar, 19 September 2025.
Jaksa Agung Republik Indonesia, ST Burhanuddin dan Kajati Bali Dr. Ketut Sumedana, SH tampak ceria disambut para jaksa di Renon Denpasar, 19 September 2025.
Editor : Donny Tabelak
#psim yogyakarta #Super League 2025 #Stadion Dipta Gianyar #Johnny Jansen #bali united