Bali Gaya Hidup Hukum & Kriminal International Kuliner Nasional Pariwisata & Budaya Pendidikan Selebritas Sportiment Update Badung

Bali United Tak Pernah Menang di Putaran Kedua, Seruan 'Out' Johnny Jansen Menggema

Andre Sulla • Rabu, 4 Maret 2026 | 10:35 WIB

Pelatih kepala Bali United, Johnny Jansen mengaku timnya siap menang dalam laga melawan PSIM Yogyakarta Sabtu malam nanti.
Pelatih kepala Bali United, Johnny Jansen mengaku timnya siap menang dalam laga melawan PSIM Yogyakarta Sabtu malam nanti.

Radarbadung.jawapos.com- Tekanan makin menghimpit kursi pelatih Bali United.

Serdadu Tridatu hanya mampu mengoleksi satu poin setelah ditahan imbang 0-0 oleh Persijap Jepara di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, pada pekan ke-23 BRI Super League 2025/2026.

Hasil ini membuat performa tim tidak kunjung membaik, bahkan di putaran kedua mereka belum pernah meraih kemenangan sama sekali.

Dari 23 laga yang telah dilalui, Bali United mengoleksi 30 poin dari tujuh kemenangan, tujuh kekalahan, dan sembilan hasil imbang.

Kinerja ini menempatkan mereka di peringkat ke-11 klasemen sementara, jauh dari ekspektasi publik yang terbiasa melihat tim kebanggaan Bali bersaing di papan atas.

Lebih mengkhawatirkan, tim asuhan Johnny Jansen telah tanpa kemenangan dalam enam laga terakhir.

Situasi ini memicu reaksi panas dari sebagian suporter. Di media sosial, seruan "out" untuk sang pelatih asal Belanda mulai menyebar, disertai kritik tajam terkait konsistensi permainan dan arah yang diambil tim ke depan.

Namun, Johnny Jansen tampak tenang menghadapinya.

Ia mengakui hasil pertandingan melawan Persijap tidak sesuai harapan, namun menegaskan hubungan dengan manajemen klub tetap baik-baik saja.

"Hasil yang tidak diinginkan dimana seharusnya kami bisa menang di rumah. Kami membuat beberapa peluang dari babak pertama namun tidak ada gol yang tercipta. Pada babak kedua juga kami menguasai pertandingan di area pertahanan mereka tapi kembali tidak ada gol. Kami akan memperbaiki semua ini menjadi lebih baik lagi," ujarnya pasca laga, seperti dikutip dari laman resmi Bali United pada Selasa (3/3).

Saat ditanya terkait tekanan dari internal klub, Jansen menambahkan, "Hubungan saya dengan manajemen bagus-bagus saja, tidak ada masalah. Silakan hubungi langsung ke manajemen. Saya tahu apa yang harus dilakukan."

Pernyataan itu menjadi bukti bahwa manajemen masih memberikan kepercayaan penuh kepada pelatih berusia 50 tahun tersebut.

Meski demikian, publik tentu menunggu perbaikan nyata di lapangan.

Bek muda Bali United, Kadek Arel, mengakui timnya sedang berada dalam fase sulit.

Ia bahkan pernah mendapatkan kritik pedas dari suporter setelah melakukan blunder dalam laga melawan PSIM Yogyakarta pekan sebelumnya.

Namun, ia tetap dipercaya bermain oleh Jansen saat menghadapi Persijap.

"Kami masih belum bisa menang dan kami harus fokus ke pertandingan berikutnya yaitu melawan Arema. Kami belum bisa menang enam pertandingan, dan kami harus berbenah terus. Semua pemain pasti berpikir bagaimana cara mengubah situasi ini agar bisa kembali meraih kemenangan," ujar Arel.

Laga kontra Arema FC yang akan berlangsung pada Kamis (6/3) pukul 21.30 WIB di Stadion Kanjuruhan menjadi ujian krusial.

Arema sendiri dalam kondisi percaya diri tinggi dengan tiga kemenangan beruntun sebelum diimbangi Madura United pekan lalu, dan kini berada di peringkat ke-9 dengan 31 poin.

Sedangkan dalam lima laga terakhir antara kedua tim, Bali United unggul dengan tiga kemenangan, satu imbang, dan satu kekalahan.

Kompetisi masih menyisakan sejumlah pertandingan, namun tanpa perbaikan yang cepat, posisi di papan tengah bisa saja semakin tertekan.

Kini, semua mata tertuju pada apakah Bali United mampu bangkit dengan kemenangan atau justru membuat tekanan pada Jansen semakin membesar.***

Editor : Donny Tabelak
#arema #madura united #Johnny Jansen #bali united #persijap jepara