Radarbadung.jawapos.com– Pesta gol tersaji di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, pada Senin (6/4) malam.
Bermarkas di kandang sendiri, Bali United FC tampil sangat ganas dan menghancurkan perlawanan PSBS Biak dengan skor telak 6-1 dalam lanjutan pekan ke-26 BRI Super League musim 2025/2026.
Kemenangan besar ini terasa sangat kontras.
Di satu sisi, pasukan yang akrab disapa Serdadu Tridatu ini tampil luar biasa garang di atas lapangan.
Namun di sisi lain, kemenangan tersebut terasa hambar karena laga berlangsung dalam kondisi tanpa penonton.
Hal ini dikarenakan tim tuan rumah sedang menjalani sanksi pertandingan tertutup atau closed game.
Sebelum mengamuk di babak kedua, Bali United sempat tertinggal lebih dulu.
Tim tamu unggul melalui titik putih berkat eksekusi penalti Mohcine Hassan pada menit ke-30.
Namun, keunggulan tersebut tidak bertahan lama.
Bali United langsung bangkit dan menyamakan kedudukan menjadi 1-1 lewat Teppei Yachida pada menit ke-37.
Jelang babak pertama berakhir, Joao Ferrari membalikkan kedudukan menjadi 2-1 untuk keunggulan tuan rumah.
Memasuki babak kedua, dominasi Bali United semakin tak terbendung.
Joao Ferrari kembali mencetak gol keduanya sekaligus melebarkan jarak menjadi 3-1.
Rentetan gol terus mengalir berturut-turut dari Diego Campos, Jordy Bruijn, hingga Boris Kopitovic yang menutup pesta gol malam itu dengan skor akhir 6-1.
Secara statistik pertandingan, Bali United unggul mutlak di hampir semua sektor.
Tim asuhan Johnny Jansen ini menguasai bola sebanyak 59 persen, dengan total 23 kali melepaskan tembakan dan 9 di antaranya mengarah tepat ke sasaran.
Pelatih kepala Bali United, Johnny Jansen, mengaku sangat puas dengan penampilan anak asuhnya.
Ia pun mempersembahkan kemenangan besar ini untuk para suporter yang saat ini belum bisa hadir langsung di tribun penonton.
"Kemenangan ini untuk suporter yang belum bisa hadir di stadion. Dukungan mereka tetap kami rasakan meski hanya bisa menyaksikan dari rumah," ujar Johnny Jansen.
Sementara itu, Joao Ferrari yang menyumbang dua gol sekaligus menjadi man of the match dalam laga ini menegaskan bahwa posisinya sebagai bek tengah tidak menghalanginya untuk berkontribusi mencetak gol.
Baginya, kemenangan tim jauh lebih utama dibandingkan catatan pribadi.
Kemenangan telak ini sekaligus menjadi pelipur lara setelah hasil kurang memuaskan di pekan sebelumnya.
Selain itu, hasil positif ini menjadi modal psikologis yang sangat berharga bagi tim untuk menghadapi laga berat selanjutnya melawan sang pemuncak klasemen, Persib Bandung, pada akhir pekan nanti.
Berkat tambahan tiga poin ini, posisi Bali United saat ini menempati urutan ke-10 klasemen sementara dengan koleksi 36 poin, hasil dari 9 kali menang, 9 kali imbang, dan 8 kali kalah.
Masih menyisakan delapan pertandingan lagi, peluang tim untuk memperbaiki peringkat di paruh bawah tabel klasemen masih sangat terbuka lebar.***
Editor : Donny Tabelak