Radarbadung.jawapos.com– Kepercayaan diri Bali United sedang berada di puncak terbaiknya jelang laga penutup kompetisi BRI Super League 2025/26.
Kemenangan telak 4-1 atas Bhayangkara Presisi Lampung FC pada pekan lalu menjadi suntikan moral dahsyat bagi Serdadu Tridatu.
Kini, mereka bertekad mengakhiri musim dengan hasil positif saat bertandang ke markas Dewa United Banten FC pada laga pekan ke-34, Jumat (22/5) malam di Stadion Internasional Banten.
Salah satu sosok yang paling mencuri perhatian dalam performa gemilang terakhir ini adalah penyerang asal Montenegro, Boris Kopitovic.
Striker jangkung ini tampil luar biasa di Stadion Kapten I Wayan Dipta, dengan menyumbang dua gol sekaligus mengantar Bali United menutup laga kandang musim ini dengan pesta kemenangan.
Dua gol Boris yang tercipta di babak pertama sukses membakar atmosfer Dipta dan menegaskan dominasi tuan rumah.
Keunggulan tersebut kemudian disempurnakan lewat tambahan gol dari Irfan Jaya dan Made Tito Wiratama di babak kedua.
Berkat penampilan impresifnya itu, Boris pun terpilih sebagai pemain terbaik pertandingan.
Pelatih Bali United, Johnny Jansen, memastikan seluruh persiapan tim berjalan lancar jelang perjalanan ke Banten.
Evaluasi pertandingan sebelumnya dan latihan intensif sudah dilakukan secara matang di Bali sebelum rombongan bertolak ke lokasi pertandingan.
"Semoga besok kami bisa menyajikan pertandingan yang menarik, mengingat kedua tim memiliki kualitas yang bagus. Persiapan kami berjalan baik, dan mudah-mudahan kami bisa meraih hasil positif sebagai penutup musim ini," ujar Coach Johnny saat dikonfirmasi, Kamis (21/5).
Saat ini, Bali United menempati posisi kedelapan klasemen dengan koleksi 48 poin, hasil dari 13 kemenangan, 9 kali imbang, dan 11 kali kalah.
Sementara lawan mereka, Dewa United, berada dua peringkat di atas dengan raihan 53 poin.
Meski berada di bawah dalam urutan klasemen, produktivitas serangan Bali United justru jauh lebih tajam.
Serdadu Tridatu telah mencetak total 56 gol sepanjang musim ini, unggul jauh dibanding Dewa United yang baru mengoleksi 44 gol.
Namun, dari sisi pertahanan, Dewa United tercatat lebih solid dengan jumlah kebobolan yang lebih sedikit.
Sementara itu, Boris mengaku sangat puas dengan performa tim saat menumbangkan Bhayangkara.
Menurutnya, kunci kemenangan adalah kemampuan tim dalam menguasai jalannya permainan sejak awal laga, terutama dominasi di lini tengah.
"Kami bekerja keras dan sangat kompak selama pertandingan. Kami berhasil menguasai lini tengah, sehingga mampu menciptakan banyak peluang sekaligus membangun pertahanan yang kokoh," ungkap Boris.
Tambahan dua gol ke gawang Bhayangkara membuat koleksi gol pribadi Boris musim ini menjadi delapan gol bersama Bali United.
Kendati demikian, mantan penyerang Liga Serbia ini tetap merendah dan menegaskan bahwa kemenangan tim jauh lebih penting dibandingkan catatan individu.
"Kami bekerja sama sebagai satu tim dan saya beruntung bisa mencetak dua gol. Bukan soal siapa yang mencetak golnya, tetapi kemenangan tim inilah yang patut kami syukuri," tutupnya.
Kini, Bali United hanya memiliki satu sasaran tersisa: menutup kompetisi dengan catatan manis.
Atmosfer kemenangan yang terbangun di Dipta diharapkan menjadi bekal kekuatan untuk mencuri poin penuh di kandang lawan, sekaligus mengantar pulang tim dengan kepala tegak usai menjalani satu musim penuh perjuangan.***
Editor : Donny Tabelak