Bali Gaya Hidup Hukum & Kriminal International Kuliner Nasional Pariwisata & Budaya Pendidikan Selebritas Sportiment Update Badung

11 Tahun Mengabdi, Yabes Roni Akhiri Kisah Bersama Bali United

Andre Sulla • Selasa, 2 Juni 2026 | 07:14 WIB
Penyerang senior Bali United, Yabes Roni Malaifani, saat beraksi membela Serdadu Tridatu dalam laga Liga 1. Ia resmi mengakhiri 11 tahun pengabdiannya bersama klub. (Foto Miftahuddin M. Halim)
Penyerang senior Bali United, Yabes Roni Malaifani, saat beraksi membela Serdadu Tridatu dalam laga Liga 1. Ia resmi mengakhiri 11 tahun pengabdiannya bersama klub. (Foto Miftahuddin M. Halim)

Catatkan Dua Gelar Juara Liga 1 dan Lebih dari 170 Penampilan

Radarbadung.jawapos.com– Satu lagi wajah legendaris Bali United resmi mengakhiri perjalanannya bersama Serdadu Tridatu.

Penyerang senior Yabes Roni Malaifani dipastikan tidak melanjutkan kerjasama dengan klub untuk musim depan, setelah kedua belah pihak mencapai kesepakatan bersama. 

Pengumuman perpisahan disampaikan langsung oleh Chief Executive Officer (CEO) Bali United FC, Yabes Tanuri, pada Minggu (31/5).

Kepergian Yabes Roni menjadi bagian dari perombakan skuad usai berakhirnya kompetisi Liga 1 musim 2025/2026.
 
“Manajemen Bali United FC dan Yabes Roni telah sepakat untuk tidak melanjutkan kerjasama pada musim depan. Kami menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya atas dedikasi dan kontribusinya selama 11 tahun terakhir, yang berhasil mempersembahkan dua trofi juara Liga 1 bagi klub,” ujar Yabes Tanuri saat dikonfirmasi, Senin (1/6).
 
“Semoga ia senantiasa sukses dalam melangkah ke babak baru kariernya,” tambahnya.
 
Yabes Roni merupakan salah satu pemain yang tumbuh bersama Bali United sejak transformasi klub pada tahun 2015.

Pemain kelahiran Alor, Nusa Tenggara Timur ini menjadi simbol loyalitas dan kerja keras selama lebih dari satu dekade.
 
Berdasarkan catatan resmi klub, mantan pemain Timnas Indonesia U-19 ini telah tampil dalam 172 pertandingan resmi dengan total waktu bermain mencapai 8.503 menit.

Ia menyumbangkan sembilan gol dan 12 umpan gol untuk tim.
 
Selain berperan sebagai penyerang sayap, fleksibilitasnya juga membuatnya sering dipercaya mengisi posisi lain, mulai dari penyerang tengah hingga bek sayap.

Kemampuan beradaptasi inilah yang membuatnya menjadi andalan di bawah asuhan berbagai pelatih yang pernah menangani Bali United.
 
Perpisahan ini meninggalkan kesan mendalam bagi sang pemain.

Melalui pesan emosionalnya, Yabes mengaku Bali United telah menjadi rumah kedua yang membentuk seluruh perjalanan kariernya.
 
“Periode 2015 hingga 2026 bukanlah waktu yang singkat. Banyak suka duka, jatuh bangun, dan keberhasilan yang saya lalui bersama di sini. Terima kasih telah menjadi rumah kedua dengan kekeluargaan yang luar biasa. Terima kasih kepada Pak Pieter, Pak Yabes, Pak Michael, seluruh ofisial, rekan setim, dan tentunya para suporter yang senantiasa mendukung saya,” tulisnya.
 
Ia menegaskan bahwa perpisahan ini bukan berarti memutuskan hubungan sepenuhnya.

“Inilah waktunya saya pamit setelah 11 tahun perjalanan yang tak terlupakan. Perpisahan bukanlah akhir dari segalanya. Pengalaman di sini akan selalu menjadi bekal, dan Bali United akan selamanya ada di hati saya,” lanjutnya.
 
Kepergian Yabes Roni menandai berakhirnya satu babak penting dalam sejarah klub.

Sebagai sosok yang ikut mengantar Bali United menjadi salah satu tim papan atas Tanah Air, namanya akan selalu dikenang sebagai salah satu pemain paling loyal yang pernah mengenakan seragam kebanggaan Pulau Dewata.***

Editor : Donny Tabelak
#liga 1 #nusa tenggara timur #yabes roni #Alor #bali united