Radarbadung.jawapos.com– Pemerintah Kabupaten Tabanan melalui Dinas Pendidikan menyiapkan anggaran sebesar Rp800 juta sebagai bonus bagi atlet pelajar yang berhasil meraih medali dalam Pekan Olahraga Pelajar (Porjar) Provinsi Bali Tahun 2026.
Dana tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Tabanan.
Pemberian bonus ini diharapkan dapat memotivasi para pelajar yang bertanding, sekaligus menjadi bentuk apresiasi pemerintah atas perjuangan mereka di ajang tersebut.
Penyiapan anggaran ini disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Tabanan, I Gusti Putu Ngurah Darma Utama, usai acara pelepasan kontingen di Halaman Kantor Bupati Tabanan, Senin (1/6).
Acara tersebut juga dihadiri Wakil Bupati Tabanan, I Made Dirga.
“Secara keseluruhan kami menyiapkan anggaran sekitar Rp800 juta untuk bonus atlet berprestasi. Hal ini sama seperti tahun sebelumnya, sebagai bentuk perhatian pemerintah kepada para pelajar yang mengharumkan nama daerah,” jelas Darma Utama.
Tahun ini, Tabanan mengirimkan kontingen yang cukup besar, yakni sebanyak 801 orang.
Rinciannya terdiri dari 648 atlet, 125 pelatih dan ofisial, serta 28 tenaga kesehatan dan panitia pendukung.
Dari jumlah atlet tersebut, sebanyak 250 orang mendapat dukungan penuh dari pemerintah, sedangkan 398 lainnya merupakan atlet mandiri.
Meski tidak seluruhnya ditanggung, pihaknya tetap optimis kontingen Tabanan dapat menunjukkan peningkatan prestasi dibandingkan tahun sebelumnya.
“Melihat kesiapan dan semangat yang dimiliki atlet serta pelatih, kami yakin mereka mampu memberikan hasil terbaik. Target kami adalah meraih 55 medali emas,” ujarnya.
Lebih lanjut, Darma Utama menegaskan bahwa Porjar bukan sekadar ajang mengejar medali, melainkan sarana penting untuk membentuk karakter generasi muda.
“Yang terpenting adalah mereka mampu bersikap sportif, disiplin, dan memiliki semangat juang. Prestasi adalah kebanggaan, namun karakter yang baik akan menjadi bekal utama bagi masa depan mereka,” tegasnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Tabanan, I Made Dirga, juga menekankan hal serupa.
Ia berpesan agar para atlet tidak hanya mengandalkan kemampuan fisik, tetapi juga menjaga sikap selama bertanding.
“Tunjukkan kemampuan terbaik, junjung tinggi sportivitas, dan buktikan bahwa atlet Tabanan memiliki karakter yang baik selain berprestasi. Jaga nama baik daerah dan jadikan ajang ini sebagai pengalaman berharga,” harapnya.***