Radarbadung.jawapos.com– Legenda Persib Bandung sekaligus putra asli Bali, I Made Wirawan, menjadi salah satu peserta dalam kursus analisis sepak bola yang digelar di Bali United Training Center, kawasan Pantai Purnama, Gianyar.
Kegiatan ini diselenggarakan oleh PSSI Provinsi Bali bekerja sama dengan Bali United FC.
Sebagai pelatih kiper Persib Bandung, Made Wirawan mengaku mendapatkan banyak wawasan baru yang bermanfaat dalam tugasnya sehari-hari.
Kursus ini dipandu langsung oleh Fery Muchlas, analis tim Bali United FC.
“Banyak ilmu yang saya dapatkan di sini, terutama dalam hal menilai performa pemain dan juga mempelajari karakteristik tim lawan. Ini sangat mendukung perkembangan karier saya sebagai pelatih,” ujar Made Wirawan, Rabu (18/6).
Pria kelahiran Gianyar yang kini berusia 44 tahun ini juga memuji kualitas fasilitas yang dimiliki Bali United.
Ia mengaku sudah beberapa kali berkunjung ke tempat tersebut, namun melihat perkembangannya yang terus meningkat membuatnya semakin kagum.
“Saya agak takjub melihat perubahannya. Jumlah lapangannya bertambah dan kelengkapan fasilitasnya sangat lengkap. Bahkan, kualitasnya sudah setara standar internasional. Menurut saya, baru inilah pusat latihan di Indonesia yang memiliki kualitas sebaik ini,” ungkapnya.
Made Wirawan memiliki perjalanan karier yang panjang dan membanggakan.
Awalnya ia membela Persegi Gianyar pada awal tahun 2000-an, lalu bergabung dengan Perseden Denpasar, dan Persekaba Badung.
Kariernya mulai melanglang buana keluar pulau saat menerima tawaran dari Persiba Balikpapan pada tahun 2006.
Bersama tim tersebut, ia sukses membawa Persiba melaju hingga babak delapan besar Divisi Utama Liga Indonesia.
Enam tahun kemudian, ia direkrut Persib Bandung dan menjadi andalan di bawah mistar gawang hingga akhirnya menjelma menjadi salah satu legenda terbesar Maung Bandung.
Ia resmi mengakhiri kariernya sebagai pemain pada tahun 2023 dan kini melanjutkan kiprahnya di dunia kepelatihan.
Perjalanan hidupnya menjadi bukti nyata bahwa kerja keras dan kegigihan dapat mengantarkan pesepakbola asal daerah mencapai puncak karier profesional.
Keberadaan fasilitas latihan yang memadai seperti ini pun dinilai akan semakin memudahkan generasi muda Bali mengembangkan bakat mereka.***
Editor : Donny Tabelak