MANGUPURA, Radarbadung.id– Aksi penganiayaan kembali terjadi di area Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Kuta, Badung.
Kali ini, dua sekuriti bandara menjadi korban keributan yang dipicu oleh sekelompok pengemudi taksi. Insiden berlangsung di Terminal Kedatangan Internasional, Jumat (22/8/2025) sekitar pukul 00.00 Wita.
Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasi Humas) Polres Bandara Ngurah Rai, Ipda I Gede Suka Artana, membenarkan adanya peristiwa tersebut.
Ia menjelaskan, keributan bermula saat sekelompok pengemudi taksi dari kelompok Lohjinawi mendatangi konter Grab di terminal kedatangan.
Tujuannya, untuk menanyakan perihal gangguan aplikasi yang membuat akun mereka tidak bisa digunakan. ”Karena situasi saat itu cukup ramai, emosi para pengemudi mudah tersulut. Saat penyampaian aspirasi, akhirnya terjadi keributan,” jelas Suka Artana, Minggu (24/8/2025).
Petugas keamanan bandara yang berupaya menenangkan, justru menjadi sasaran amukan. Dua orang sekuriti dilaporkan mendapat pukulan dari salah satu pengemudi. ”Dua sekuriti tersebut langsung melapor ke Polres Bandara,” tandasnya.
Meski sempat memanas, situasi berhasil dikendalikan. Pihak Polres Bandara, Angkasa Pura, Avsec, perwakilan Grab, serta kelompok pengemudi Lohjinawi segera melakukan mediasi.
Dari hasil pertemuan, kedua belah pihak sepakat menyelesaikan permasalahan secara kekeluargaan. ”Setelah dicapai kesepakatan, kondisi di area terminal kembali normal dan kondusif sekitar pukul 03.00 Wita,” jelasnya. ***