Bali Gaya Hidup Hukum & Kriminal International Kuliner Nasional Pariwisata & Budaya Pendidikan Selebritas Sportiment Update Badung

Kronologi Sopir Taksi Lohjinawi dan Grab Ribut di Bandara Ngurah Rai hingga Memukuli Dua Orang Sekuriti

Andre Sulla • Minggu, 24 Agustus 2025 | 23:14 WIB
KERIBUTAN: Potongan video keributan yang terjadi di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai.
KERIBUTAN: Potongan video keributan yang terjadi di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai.

MANGUPURA, Radarbadung.id– Aksi penganiayaan kembali terjadi di area Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Kuta, Badung.

Kali ini, dua sekuriti bandara menjadi korban keributan yang dipicu oleh sekelompok pengemudi taksi. Insiden berlangsung di Terminal Kedatangan Internasional, Jumat (22/8/2025) sekitar pukul 00.00 Wita.

Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasi Humas) Polres Bandara Ngurah Rai, Ipda I Gede Suka Artana, membenarkan adanya peristiwa tersebut.

Ia menjelaskan, keributan bermula saat sekelompok pengemudi taksi dari kelompok Lohjinawi mendatangi konter Grab di terminal kedatangan.

Tujuannya, untuk menanyakan perihal gangguan aplikasi yang membuat akun mereka tidak bisa digunakan. ”Karena situasi saat itu cukup ramai, emosi para pengemudi mudah tersulut. Saat penyampaian aspirasi, akhirnya terjadi keributan,” jelas Suka Artana, Minggu (24/8/2025).

Petugas keamanan bandara yang berupaya menenangkan, justru menjadi sasaran amukan. Dua orang sekuriti dilaporkan mendapat pukulan dari salah satu pengemudi. ”Dua sekuriti tersebut langsung melapor ke Polres Bandara,” tandasnya.

Meski sempat memanas, situasi berhasil dikendalikan. Pihak Polres Bandara, Angkasa Pura, Avsec, perwakilan Grab, serta kelompok pengemudi Lohjinawi segera melakukan mediasi.

Dari hasil pertemuan, kedua belah pihak sepakat menyelesaikan permasalahan secara kekeluargaan. ”Setelah dicapai kesepakatan, kondisi di area terminal kembali normal dan kondusif sekitar pukul 03.00 Wita,” jelasnya. ***

 

Ketua RW 06 Peterongan Semarang Selatan saat memberikan sambutan jalan sehat dan kirab budaya.
Ketua RW 06 Peterongan Semarang Selatan saat memberikan sambutan jalan sehat dan kirab budaya.
JEMBATAN LAMA: Sebelum dibangun, jembatan gantung di Desa Kesilir kondisinya sangat memprihatinkan. Jembatan tersebut hanya bisa dilewati pejalan kaki dan sepeda kotor.
JEMBATAN LAMA: Sebelum dibangun, jembatan gantung di Desa Kesilir kondisinya sangat memprihatinkan. Jembatan tersebut hanya bisa dilewati pejalan kaki dan sepeda kotor.
Setelah 15 tahun menanti, warga Siliragung akhirnya punya jembatan beton kokoh lewat TMMD 125, bukti nyata kemanunggalan TNI dan rakyat.
Setelah 15 tahun menanti, warga Siliragung akhirnya punya jembatan beton kokoh lewat TMMD 125, bukti nyata kemanunggalan TNI dan rakyat.
Satgas TMMD Kodim 0825 Banyuwangi bersama warga gotong royong bersihkan jembatan jelang peresmian. Infrastruktur baru siap beri manfaat besar.
Satgas TMMD Kodim 0825 Banyuwangi bersama warga gotong royong bersihkan jembatan jelang peresmian. Infrastruktur baru siap beri manfaat besar.
Jembatan yang dibangun Satgas TMMD Kodim 0825 Banyuwangi hampir rampung.
Jembatan yang dibangun Satgas TMMD Kodim 0825 Banyuwangi hampir rampung.
Editor : Made Dwija Putera
#lohjinawi #sekuriti #sopir taksi #kronologi #grab #keributan #Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai