Geger, Suporter PSIM Yogyakarta Tewas Terjatuh dari Balkon Hotel di Kuta
Andre Sulla• Rabu, 24 September 2025 | 17:15 WIB
Ilustrasi, suporter PSIM Yogyakarta inisial DAG, 26, ditemukan tewas setelah terjatuh dari balkon kamar lantai IV kamar 501 di Badung.
Radarbadung.jawapos.com– Kabar duka menyelimuti keluarga seorang suporter PSIM Yogyakarta.
Korban inisial DAG, 26, ditemukan tewas setelah terjatuh dari balkon kamar lantai IV kamar 501 tempatnya menginap di salah satu hotel kawasan Jalan Dewi Sri I, Legian, Kuta, Badung.
Kejadian ini mendadak gempar pada Sabtu 20 September 2025 lalu, sekitar pukul 16.30 WITA.
Kasi Humas Polresta Denpasar, AKP I Ketut Sukadi, membenarkan peristiwa tersebut.
Menurutnya kesaksian teman sekamar korban inisial MIAP, hanya selang beberapa menit setelah check in, korban DAG sudah terlihat mencoba aksi berbahaya.
Ia hendak turun ke lantai tiga melalui balkon untuk mengambil atribut kebanggaan yang menempel di kamar sebelah.
“Saksi sudah melarang, tapi dia bersikeras. Tidak disangka akan berakhir seperti ini,” kata MIAP dengan suara bergetar saat melapor.
Aksi DAG berakhir tragis. Tubuhnya terjun bebas ke area taman depan balkon kamar 101 dan 102.
Benturan keras terdengar hingga ke luar bangunan. BAMP, koordinator rombongan, yang saat itu menunggu catering di depan hotel, langsung berlari.
“Korban sudah tergeletak tidak berdaya. Saksi-saksi semua syok, tidak percaya,” ujarnya.
Karyawan hotel pun ikut panik. Beberapa tamu yang sedang berada di lobi berteriak ketika menyaksikan tubuh pemuda asal Yogyakarta itu tergeletak dengan luka parah.
Ambulans dipanggil, dan tim medis dari RS Siloam datang sekitar pukul 16.30 WITA. Namun, nyawa DAG tak bisa diselamatkan.
Saat ditemukan, pemuda ini hanya mengenakan celana pendek abu-abu bermotif garis.
"Tubuhnya penuh luka di pergelangan kaki kanan patah, mata kanan lebam, dan darah mengalir dari hidungnya," kata AKP Sukadi.
Pihak Kepolisian yang tiba segera memasang garis polisi dan melakukan olah TKP. Hasil pemeriksaan awal tim Inafis Polresta Denpasar tidak menemukan tanda-tanda kekerasan.
Dugaan sementara, korban meninggal murni akibat jatuh dari ketinggian. “Ada indikasi korban juga sempat mengonsumsi minuman beralkohol,” ungkap Kasi Humas Polresta Denpasar, AKP I Ketut Sukadi.
"Jenazah DAG kemudian dibawa ke RSUP Prof. Ngoerah, Denpasar, untuk pemeriksaan lebih lanjut," pungkas Jubir Polresta Denpasar.***