Bonus Atlet Rp 42,64 Miliar Cair, Bupati Badung ke Koni: Jangan Bergantung pada Atlet-atlet Instan
I Wayan Widyantara• Rabu, 5 November 2025 | 00:28 WIB
Penyerahan bonus untuk atlet Badung peraih medali di Porprov Bali tahun 2025
Radarbadung.jawapos.com- Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa secara resmi menyerahkan bonus senilai total Rp 42,64 miliar kepada para atlet dan pelatih peraih medali pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali XVI Tahun 2025.
Penyerahan berlangsung di Pusat Pemerintahan Kabupaten Badung, Senin (3/11), disaksikan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, pimpinan OPD, dan pengurus KONI Badung.
Dalam sambutannya, Bupati Adi Arnawa menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh atlet dan pelatih yang telah membawa Kabupaten Badung kembali menjadi juara umum untuk ke-10 kalinya secara berturut-turut.
Menurutnya, pencapaian tersebut merupakan hasil dari kerja keras, sinergi, dan dedikasi seluruh pihak yang terlibat dalam dunia olahraga di Badung.
Ia menyebut keberhasilan meraih 191 medali emas, 130 perak, dan 148 perunggu dengan total 469 medali sebagai “sejarah emas” yang menegaskan posisi Badung sebagai benteng olahraga terkuat di Bali.
”Kalian telah membuktikan bahwa Badung adalah benteng olahraga terkuat di Provinsi Bali. Raihan 191 medali emas, 130 perak, dan 148 perunggu adalah sejarah emas yang patut kita rayakan,” ujar Adi Arnawa.
Ia menegaskan bahwa pemberian bonus tersebut merupakan wujud janji dan komitmen pemerintah daerah dalam memberikan apresiasi kepada para pahlawan olahraga.
”Hari ini kita merealisasikan janji. Total bonus sebesar Rp42,64 miliar yang kami alokasikan adalah bentuk komitmen nyata dan keberpihakan Pemerintah Daerah terhadap kemajuan olahraga,” katanya.
Adi Arnawa mengungkapkan bahwa pemerintah daerah sebenarnya telah menyiapkan dana sebesar Rp 80 miliar untuk penghargaan atlet dan pelatih, namun yang bisa direalisasikan tahun ini baru sekitar Rp 42 miliar.
”Padahal kita menyiapkan Rp 80 miliar, tapi yang tereksekusi Rp42 miliar,” ujarnya.
Ia menjelaskan, bonus bagi peraih medali emas diberikan sebesar Rp80 juta per medali, perak Rp40 juta, dan perunggu Rp20 juta, masing-masing sudah termasuk pajak.
Meski bangga dengan prestasi yang diraih, Bupati mengingatkan agar KONI Badung tidak bergantung pada atlet-atlet “instans”, yakni atlet pindahan dari daerah lain yang direkrut menjelang kompetisi.
Ia menekankan pentingnya pembinaan berkelanjutan agar prestasi lahir dari hasil kerja keras dan proses yang panjang.
”Saya minta KONI Badung tidak selalu mendapatkan atlet yang instans. Saya lebih bangga jika memiliki atlet yang tumbuh dari pembinaan sendiri, daripada jadi juara umum tetapi dengan atlet instans,” tegasnya.
Bupati juga meminta KONI melakukan evaluasi menyeluruh terhadap program pembinaan yang sudah berjalan agar arah pengembangan olahraga di Badung semakin terukur.
”Lakukan evaluasi juga mana yang kurang dan segera dipetakan sehingga kita punya target yang jelas. Dengan begitu, kita tahu sejauh mana kita bisa mempertahankan prestasi dalam berbagai ajang nantinya,” ujarnya.
Adi Arnawa menambahkan bahwa bonus yang diberikan hendaknya menjadi motivasi bagi para atlet untuk terus berprestasi, bukan sekadar tujuan akhir.
”Jangan pernah puas dengan pencapaian hari ini. Jadikan bonus ini sebagai penyemangat untuk terus berlatih lebih keras lagi. Tantangan sesungguhnya menanti di tingkat nasional bahkan internasional,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Bupati juga menanggapi aspirasi dari KONI Badung yang disampaikan oleh Sekretaris KONI sekaligus Ketua Kontingen, I Made Sutama.
Ia berjanji akan memprioritaskan pembangunan Sport Center terpadu di Kabupaten Badung sebagai pusat pembinaan dan pengembangan atlet yang modern, sekaligus merevitalisasi sejumlah fasilitas olahraga agar memenuhi standar nasional.
”Kita akan segera tindak lanjuti pembangunan Sport Center terpadu sebagai pusat pembinaan dan pengembangan atlet yang modern. Saya minta Bappeda memprioritaskan ini dalam perencanaan anggaran,” ucapnya.
Selain itu, Adi Arnawa juga memastikan akan merealisasikan pembangunan kantor sekretariat KONI yang representatif.
”Permintaan KONI adalah kebutuhan mendesak. Saya perintahkan jajaran terkait untuk segera memproses pembangunan kantor KONI agar organisasi bisa dikelola secara profesional,” katanya menambahkan.
Sementara itu, Sekretaris KONI Badung sekaligus Ketua Kontingen, Made Sutama, dalam laporannya menyampaikan rasa bangga atas capaian kontingen Badung pada Porprov Bali XVI.
Ia menyebut, kontingen Badung menurunkan 1.334 orang, terdiri dari 917 atlet dan 417 pelatih serta official.
Dari jumlah tersebut, Badung berhasil mengumpulkan 469 medali dan meneguhkan predikat sebagai juara abadi olahraga Bali.
" Kontingen Badung menurunkan total 1.334 orang, terdiri dari 917 atlet dan 417 pelatih serta official. Kita berhasil mengumpulkan total 469 medali — 191 emas, 130 perak, dan 148 perunggu. Ini adalah bukti bahwa Badung tetap menjadi juara abadi olahraga Bali,” ujarnya.
Sutama juga menyampaikan terima kasih kepada Bupati Badung atas dukungan dan perhatian besar terhadap para atlet.
Ia berharap bonus yang diberikan menjadi pemacu semangat untuk meraih prestasi di level nasional maupun internasional.
”Bonus ini adalah bentuk perhatian nyata pemerintah. Kami berharap penghargaan ini menjadi penyemangat bagi atlet untuk terus berprestasi di tingkat nasional maupun internasional,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa KONI Badung masih membutuhkan dukungan pemerintah daerah dalam pembangunan sarana olahraga yang lebih memadai.
“Kami sangat berharap agar Sport Center terpadu dan kantor sekretariat KONI bisa segera terwujud. Itu akan menjadi pondasi penting dalam menjaga prestasi Badung di masa depan,” kata Sutama.
Acara penyerahan bonus ditutup dengan pemberian simbolis kepada perwakilan atlet dan pelatih, disaksikan oleh Ketua DPRD Badung, Sekretaris Daerah, Kepala Bappeda, Kepala BPKAD, dan Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Badung.***