Sempat Ngeluh Meriang, Buruh Proyek Ditemukan Tewas di Legian Kuta
Andre Sulla• Selasa, 11 November 2025 | 23:47 WIB
Ilustrasi, buruh proyek bernama Giyarto asal Wonogiri, Jawa Tengah, ditemukan meninggal dunia di Legian, Kuta, Badung.
Radarbadung.jawapos.com– Seorang buruh proyek bernama Giyarto, 38, asal Wonogiri, Jawa Tengah, ditemukan meninggal dunia di bedeng tempatnya tinggal, Jalan Bisma No.19, Legian Kaja, Kuta, Badung, Senin 10 September 2025 sekitar pukul 06.30 WITA.
Kasi Humas Polresta Denpasar Kompol AKP I Ketut Sukadi mengatakan, tewasnya Giyarto pertama kali ditemukan oleh rekan kerjanya inisial W yang hendak memasak nasi.
Ia melihat almarhum masih terbaring di tempat tidur. Ketika kembali dari kamar mandi, posisi masih sama dan tubuhnya sudah terasa dingin.
“Saksi langsung memanggil teman lainnya dan pemilik proyek. Setelah dicek, korban sudah tidak bernapas,” ungkap Kompol Sukadi, Selasa (11/11) mengutip keterangan saksi.
Petugas Polsek Kuta dan tim Identifikasi Polresta Denpasar selanjutnya mendatangi ke lokasi.
Hasil identifikasi semantara, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh buruh proyek tersebut.
Yang bersangkutan sudah kaku dan terdapat lebam di punggung serta paha bagian belakang, tanda kematian alami yang diperkirakan terjadi kurang dari 12 jam sebelum ditemukan.
Informasi dari rekan kerja menyebutkan, korban sempat mengeluh meriang sekitar sepekan lalu, namun tetap bekerja seperti biasa setelah beristirahat sehari.
Malam sebelum meninggal, ia bahkan masih sempat bertelepon dengan keluarganya hingga pukul 23.00 WITA.
Jenazah pria tersebut kemudian dievakuasi menggunakan ambulans Majelis Ta’lim Al-Hidayah Ranting Tegeh Sari ke Masjid Muhammad untuk dimandikan, sebelum diterbangkan ke kampung halamannya di Wonogiri, Jawa Tengah.
Polisi menduga kuat korban meninggal dunia karena sakit. Namun, penyidik tetap menunggu hasil pemeriksaan medis lebih lanjut untuk memastikan penyebab pastinya.
"Untuk memastikan terkait penyebab kematian, tunggu hasil pemeriksaan medis," tutupnya.***