Bali Gaya Hidup Hukum & Kriminal International Kuliner Nasional Pariwisata & Budaya Pendidikan Selebritas Sportiment Update Badung

Kriteria Lomba Ogoh-Ogoh di Badung Gunakan Undagi Lokal Tuai Pro Kontra, Ini Kata Kadisbud dan Wabup Badung

Made Dwija Putera • Rabu, 26 November 2025 | 23:31 WIB

 

LOMBA: Kegiatan Lomba Ogoh Ogoh yang digelar Pemkab Badung pada Maret 2025 lalu.
LOMBA: Kegiatan Lomba Ogoh Ogoh yang digelar Pemkab Badung pada Maret 2025 lalu.

Radarbadung.id – Lomba ogo-ogoh tahun 2026 di Kabupaten Badung menambahkan kriterianya yakni menggunakan  undagi atau kreato lokal Badung. Kontan hal ini sempat menuai pro dan kontra yang ramai diperbincangkan di media sosial (medsos).

Kepala Dinas Kebudayaan Badung, I Gde Eka Sudarwitha itu menyatakan, pelaksanaan Lomba Ogoh-Ogoh Kabupaten Badung tahun 2026 akan tetap mengikuti kriteria tahun 2025, namun dengan sejumlah penyempurnaan.

Penyempurnaan itu, seperti penggunaan bahan ramah lingkungan, termasuk penggunaan undagi atau kreator lokal asal Badung, dan sejumlah hal lainnya.

”Utamanya juga terkait dengan kedisiplinan peserta, agar betul-betul pembuatan ogoh ogoh dibuat oleh Sekaa Teruna dan Yowana, kemudian arsitek atau undaginya adalah dari Kabupaten Badung.

Dengan demikian, dapat bermakna dan menjadi ruang kreatif bagi generasi muda, utamanya sekaa teruna dan yowana yang ada di Kabupaten Badung,” kata I Gde Eka Sudarwitha di sela-sela Workshop pembuatan ogoh-ogoh di Balai Budaya Giri Nata Mandala, Puspem Badung, Rabu (26/11/2025).

Terkait lomba ogoh-ogoh tahun 2026, mantan Camat Petang mengatakan, tema lomba tetap menggunakan “Bhandana Bhuhkala”, yang bermakna pemurnian sifat-sifat keraksaan atau kala menjadi energi positif.

“Tema ini bermakna agar energi negatif disomia untuk dimanfaatkan sebagai energi positif yang digunakan dalam melaksanakan atau mangarungi kehidupan,” ucap Sudarwitha.

Secara terpisah, Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta  saat menghadiri perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-41 ST. Praja Wisnu Murti, Banjar Pengembungan, Desa Bongkasa, kecamatan Abiansemal Badung, Selasa (25/11) mengatakan, pemerintah hadir di tengah-tengah Sekaa Truna dan masyarakat dalam mengadakan perayaan ulang tahun tidak lain untuk membantu dan mendukung kegiatan Sekaa Teruna seperti menjaga kreatifitas atau melestarikan seni, adat, tradisi dan budaya.

”Kami dari pemerintah selalu berkomitmen dan untuk tahun 2026, Sekaa Teruna dalam melaksanakan kegiatan perayaan ulang tahun akan diberi dana sebesar Rp 20 juta dan perayaan Hari Raya Nyepi dana kreativitas Sekaa Teruna untuk membuat Ogoh-Ogoh juga sudah terpasang sebesar Rp 40 juta. dana motivasi ini untuk menumbuhkan kreativitas Sekaa Teruna di bidang seni budaya agar kreativitas itu muncul dari Banjar masing-masing dan masyarakat Badung sendiri. Dana motivasi ini untuk merangsang arsitek lokal di masing-masing Banjar untuk menuangkan bakat seni serta menumbuhkan ego sektoral kita, dengan catatan boleh meniru tetapi arsiteknya dari banjar sendiri,” ucap Bagus Alit Sucipta. ***

Editor : Made Dwija Putera
#lomba ogoh-ogoh #Pemkab Badung #disbud badung #Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta