Terseret Air Sungai, Remaja Ditemukan Tewas di Dam Banjar Tegal
Andre Sulla• Senin, 15 Desember 2025 | 13:19 WIB
Seorang remaja asal Denpasar, Agus Adnyana, 14, ditemukan meninggal di aliran sungai Dam Banjar Tegal, Desa Dauh Cani, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung, Minggu (14/12) kemarin.
Radarbadung.jawapos.com- Seorang remaja asal Denpasar bernama Agus Adnyana, 14, ditemukan meninggal dunia setelah terseret arus deras di aliran sungai Dam Banjar Tegal, Desa Dauh Cani, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung, Minggu (14/12) sekitar pukul 15.25 WITA.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar I Nyoman Sidakarya menjelaskan, peristiwa tragis itu berawal ketika korban mandi di sungai bersama rekannya, sebelum tiba-tiba datang arus bah yang menyeret tubuh korban.
Upaya penyelamatan spontan oleh warga tak membuahkan hasil, hingga kejadian tersebut dilaporkan ke petugas.
Informasi yang diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar sekitar pukul 16.00 Wita. Tim SAR gabungan langsung bergerak ke lokasi.
“Dari laporan awal, korban diketahui bernama Agus Adnyana, beralamat di Jalan Antasura, Peguyangan Kaja, Denpasar Utara,” ujar Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, I Nyoman Sidakarya.
Setibanya di lokasi, tim SAR berkoordinasi dengan Polsek Abiansemal dan unsur terkait untuk memetakan area pencarian.
Lima personel Kansar Denpasar dikerahkan menggunakan Rescue Car Type II, dengan waktu tempuh sekitar satu jam menuju titik kejadian. Pencarian dilakukan menyisir aliran sungai dengan melibatkan warga setempat.
Setelah hampir tiga jam pencarian, yang bersangkuta akhirnya ditemukan pada pukul 18.10 WITA.
"Sayangnya, saat ditemukan korban sudah dalam kondisi meninggal dunia," tambahnya.
Jenazah korban selanjutnya dievakuasi dan dibawa ke RSUD Mangusada menggunakan ambulans PMI Badung untuk penanganan lebih lanjut.
Operasi SAR melibatkan banyak unsur, di antaranya Tim Rescue Kansar Denpasar, Polsek Abiansemal, Bhabinkamtibmas, Polairud Polres Badung, Tagana, BPBD Badung, Damkar Badung, UPT Puskesmas Abiansemal, ORARI, PMI Badung, serta masyarakat setempat.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat, khususnya orang tua, untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak.
"Tentunya agar tidak beraktivitas di sungai saat kondisi cuaca tidak menentu dan debit air berpotensi meningkat," tutupnya.***