Informasi yang di humpun menyebutkan, insiden tersebut telah dilaporkan ke Polsek Kuta Selatan setelah mobil milik Alfred dirusak secara brutal oleh terlapor bernama Macarina Mendes.
Saat itu, pelapor mengaku sedang mengantar terlapor menggunakan mobil pribadinya dengan tujuan mengambil uang di mesin ATM.
Baca Juga: Meresahkan, Truk Galian C Masuk Pemukiman Diprotes WargaNamun ditengah perjalanan, situasi mendadak memanas.
Terlapor tiba-tiba menuduh pelapor mencuri uang miliknya yang disimpan di dalam tas.
Tuduhan tersebut disampaikan dalam kondisi terlapor berbau alkohol dan emosi tidak terkendali.
Tanpa banyak bicara, wanita itu meminta agar menghentikan mobil.
Saat itu juga, WNA mabuk ini angsung keluar dari mobil dan membanting pintu kendaraan.
Sang sopir yang berusaha menenangkan situasi ikut turun dari mobil, namun upaya tersebut tidak membuahkan hasil.
Emosi terlapor semakin memuncak hingga berujung aksi kekerasan.
"Pelapor mengaku dipukul dan ditendang," beber sumber petugas, Minggu (18/01/2026).
Tak berhenti di situ, terlapor kemudian mengambil batu dan memecahkan kaca depan serta kaca belakang mobil milik korban.
Aksi itu sontak menarik perhatian warga sekitar.
"Akibat kejadian tersebut, pelapor mengalami kerugian material yang ditaksir mencapai Rp10 juta," tambahnya.
Merasa dirugikan dan terancam, pelapor akhirnya melaporkan kejadian itu ke Polsek Kuta Selatan untuk penanganan hukum lebih lanjut.
Kasus ini kini dalam penanganan kepolisian. Aparat masih mendalami keterangan para saksi serta memeriksa status dan keterlibatan terlapor dalam insiden tersebut.
Terkait ini, Kanit Reskrim Polsek Kuta Selatan AKP I Made Sena S.H.,M.H., membenarkan terkait adanya peristiwa tersebut.
"Benar kami sudah terima laporan dan sementata berproses," tutupnya.***